Tasikmalaya, pewarta.id – Pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya yang semakin dinamis, terutama dari sektor UMKM, perdagangan, dan ekonomi kreatif, mendorong peningkatan kebutuhan layanan logistik yang cepat dan andal. Menjawab tantangan tersebut, JNE resmi membuka Kantor Cabang Utama terbaru di Tasikmalaya pada 17 April 2026.
Peresmian ini merupakan relokasi kantor ke alamat baru di Jalan Letjen Mashudi, Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Langkah ini bukan sekadar ekspansi, melainkan strategi JNE dalam memperkuat konektivitas distribusi, mempercepat pengiriman, serta meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan.
Tasikmalaya dinilai sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Priangan Timur dengan potensi besar, khususnya dari pelaku UMKM. Kehadiran kantor baru ini diharapkan mampu mendukung akselerasi distribusi barang sekaligus memperkuat ekosistem bisnis lokal.
Peresmian dilakukan langsung oleh Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, didampingi Direktur JNE Chandra Fireta, Head of Regional Jawa Barat Sebastian Supriadi, serta Tasikmalaya Main Branch Head Gerry Mardhani. Turut hadir Camat Tamansari, Gatot Setyobudi.
Dalam sambutannya, Feriadi menegaskan bahwa di usia JNE ke-35 tahun, perusahaan telah memiliki lebih dari 8.000 titik layanan di seluruh Indonesia. Ia menyebut Tasikmalaya sebagai wilayah dengan potensi ekonomi yang kuat dan terus berkembang.
“Kami melihat Tasikmalaya sebagai kota dengan pertumbuhan UMKM yang sangat pesat. Kehadiran kantor ini diharapkan mampu mempercepat distribusi, meningkatkan kualitas layanan, serta memberikan kemudahan akses solusi logistik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kekuatan JNE tidak hanya terletak pada infrastruktur, tetapi juga pada sumber daya manusia. Saat ini, JNE didukung lebih dari 50.000 karyawan di seluruh Indonesia.
“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat Tasikmalaya, menjadi bagian dari perjalanan bisnis pelaku usaha, dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Gerry Mardhani menjelaskan bahwa sebelumnya operasional JNE Tasikmalaya berada di Jalan Ir. Juanda yang kini dialihkan menjadi sales counter. Pemindahan ke lokasi baru dilakukan untuk menjawab kebutuhan ruang yang lebih luas dan terintegrasi.
Gedung baru seluas 2.566 meter persegi terdiri dari dua lantai yang mengakomodasi berbagai fungsi, mulai dari sales counter, operasional, fulfillment, customer care, hingga back office dalam satu lokasi. Fasilitas ini juga dirancang untuk menampung kapasitas kiriman dari 180 jaringan sales counter JNE di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Selain itu, sebanyak 415 karyawan kini bekerja di lingkungan yang lebih representatif dan nyaman, sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan.
“Dengan kantor baru ini, kami juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai stakeholder. Semangat Connecting Happiness akan terus kami dorong untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Gerry.
Tidak hanya berfokus pada bisnis, kegiatan peresmian ini juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada 20 anak yatim dan dhuafa dari Yayasan Mutiara Titipan Illahi dan Yayasan Al Qobad. Kegiatan ini mencerminkan nilai kepedulian sosial yang diwariskan pendiri JNE, almarhum Soeprapto Soeparno.
Sebagai bagian dari perayaan, JNE juga menghadirkan promo khusus selama April 2026. Member JNE Loyalty Card (JLC) yang bertransaksi di seluruh jaringan JNE Tasikmalaya mendapatkan diskon 20 persen, ditambah diskon 10 persen khusus transaksi di Kantor Cabang Utama Jalan Letjen Mashudi, dengan maksimal berat kiriman 5 kilogram untuk pengiriman ke seluruh Pulau Jawa.
Tentang JNE
JNE merupakan perusahaan nasional di bidang jasa pengiriman dan distribusi yang berdiri sejak tahun 1990. Seiring perkembangan, JNE memperluas layanan ke berbagai sektor, termasuk logistik, pergudangan, cargo, hingga e-fulfillment yang terintegrasi.
Perusahaan juga terus berinovasi melalui pengembangan aplikasi digital, layanan pelacakan kiriman, hingga pembangunan Mega Hub di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang mampu menangani ratusan ribu paket per hari.
Saat ini, JNE memiliki lebih dari 8.000 titik layanan di seluruh Indonesia dan terus berkomitmen mendukung kemajuan UMKM serta pertumbuhan ekonomi nasional.











