CIAMIS, Pewarta.id – Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Pamarican secara resmi membuka Invitasi Olahraga Tradisional tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Pamarican. Kegiatan digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Pasirnagara, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (20/08/2026).
Ajang ini menjadi upaya nyata dalam melestarikan budaya lokal sekaligus menjaring bibit atlet berprestasi dari kalangan pelajar sekolah dasar di wilayah Pamarican.
Ketua Panitia Kegiatan, Pujiyanto, dalam keterangannya menjelaskan bahwa tujuan digelarnya invitasi ini adalah untuk menjaring atlet-atlet muda dari wilayah kerja Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Pamarican, yang nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili kecamatan ke tingkat Kabupaten Ciamis.
“Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 19 dan 20 Agustus 2026 hari Rabu, dan Kamis. Ada beberapa cabang olahraga tradisional yang dipertandingkan, di antaranya Egrang, Dogong, Hadang, Tarumpah, serta Sumpitan putra dan putri,” jelas Pujiyanto kepada Pewarta.id, Kamis (20/08/2026).
Lebih lanjut, Pujiyanto mengungkapkan bahwa invitasi olahraga tradisional ini diikuti oleh 36 sekolah dasar se-Kecamatan Pamarican. Jumlah peserta yang cukup besar ini menunjukkan antusiasme tinggi dari kalangan pendidik dan siswa terhadap pelestarian permainan dan olahraga tradisional khas Nusantara.
Selama dua hari pelaksanaan, lapangan Desa Pasirnagara dipadati oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah yang tampil membawa nama sekolah masing-masing di setiap cabang lomba. Suasana perlombaan berlangsung meriah, diwarnai sorak-sorai dukungan dari rekan sekolah maupun guru pendamping yang turut hadir menyaksikan pertandingan.
Cabang-cabang olahraga tradisional yang dipertandingkan seperti Egrang, Dogong, Hadang, Tarumpah, dan Sumpitan merupakan permainan rakyat yang sudah jarang dimainkan oleh generasi muda saat ini. Melalui invitasi semacam ini, panitia berharap anak-anak usia sekolah dasar dapat kembali mengenal dan memahami warisan budaya olahraga tradisional yang pernah menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
Pujiyanto menegaskan, invitasi ini tidak semata-mata dirancang sebagai ajang kompetisi untuk mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu memupuk semangat kebersamaan, sportivitas, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa di kalangan generasi muda, khususnya siswa sekolah dasar di wilayah Kecamatan Pamarican.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat menghasilkan atlet-atlet potensial yang bisa mewakili Pamarican ke tingkat kabupaten, sekaligus turut mengenalkan dan mengembangkan olahraga tradisional di tengah masyarakat,” harapnya.
Rangkaian invitasi olahraga tradisional ini juga menjadi bagian dari upaya Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Pamarican dalam mendukung program pelestarian kearifan lokal melalui jalur pendidikan formal. Dengan melibatkan puluhan sekolah dasar sekaligus, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkelanjutan.
Ke depan, para pemenang dari masing-masing cabang lomba di tingkat kecamatan ini akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut sebagai persiapan menghadapi kompetisi serupa di tingkat Kabupaten Ciamis. Panitia berharap dukungan dari pihak sekolah dan orang tua siswa dapat terus berlanjut demi keberhasilan pembinaan atlet-atlet muda asal Pamarican.
Dengan berakhirnya pelaksanaan invitasi selama dua hari ini, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah peserta, guru pendamping, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, sehingga acara dapat berjalan lancar dan sukses dari awal hingga akhir.











