CIAMIS, Pewarta.id – Demi memperlancar roda perekonomian warga, Asep HBS, seorang pengusaha sekaligus petani pepaya sukses asal Dusun Sukasari RT 25/11, Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, rela merogoh kocek pribadi untuk mengaspal jalan kampung di wilayahnya. Pengaspalan tersebut tengah berlangsung dan dipantau langsung oleh Asep di lokasi, Rabu (19/08/2026).
Aksi dermawan ini bukan kali pertama dilakukan oleh Asep. Ia dikenal warga kerap menyumbangkan material setiap kali Pemerintah Desa Margajaya melakukan perbaikan jalan lingkungan, sehingga kepeduliannya terhadap infrastruktur desa bukan hal baru bagi masyarakat sekitar.
Namun, pengaspalan kali ini sempat diwarnai isu tak sedap. Beredar kabar bahwa jalan yang biasa dilalui Asep untuk mengangkut hasil panen pepaya akan diportal oleh warga. Menanggapi kabar tersebut, Asep menepis narasi bahwa penutupan jalan itu merupakan kehendak warga secara umum.
“Kalau mengatasnamakan warga yang akan menutup jalan itu tidak benar,” ujar Asep saat ditemui di lokasi pengaspalan, Rabu (19/08/2026). Ia melanjutkan, “Tapi memang ada beberapa oknum, entah sirik atau bagaimana, saya tidak mau ambil pusing. Intinya perbaikan ini memang niat saya dari jauh-jauh hari.”
Asep menegaskan bahwa pengerjaan jalan tersebut murni untuk kepentingan bersama, bukan atas desakan pihak mana pun maupun buntut dari isu yang beredar. Ia menyebut jalan tersebut memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar akses pribadinya.
“Jalan ini selain menuju rumah saya dan jalur angkutan panen pepaya, juga jalan umum yang digunakan banyak warga,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa dirinya sudah beberapa kali membantu material untuk perbaikan jalan di wilayah tersebut sebelum pengaspalan kali ini dilakukan.
Targetkan Pengerjaan Bertahap
Untuk tahap awal, proses pengaspalan sudah menyelesaikan panjang sekitar 100 meter lebih, dimulai dari area depan kediaman Asep. Pengerjaan direncanakan berlanjut secara bertahap hingga menjangkau area yang lebih luas di Blok Cobogo.
“Tahap kedua nanti dilanjut 100 meter lagi ke arah sana,” terang Asep. Ia menyebut pekerja proyek tengah libur sekitar tiga hari sebelum melanjutkan pengerjaan tahap berikutnya. Rencananya, sebelum tahap pengaspalan dilakukan, jalan tersebut akan dilapis cor terlebih dahulu agar konstruksi lebih awet dan tahan lama. Menurutnya, material untuk kebutuhan tersebut sudah disiapkan dan tinggal menunggu pekerja kembali bertugas.
Di sisi lain, Asep juga menyampaikan permohonan maaf dan berharap aksinya tidak disalahartikan oleh masyarakat luas sebagai bentuk pamer atau kesombongan. Ia mengaku sebenarnya tidak berniat membesarkan pemberitaan terkait aksinya tersebut.
“Tadinya saya tidak mau ramai-ramai,” ujarnya. “Tapi karena rekan-rekan media sudah ke sini, ya saya buka saja. Mohon maaf, bukan maksud sombong, ini murni niat dari hati demi menunjang perekonomian warga, khususnya di Blok Cobogo ini,” pungkasnya.
Langkah yang diambil Asep ini mendapat apresiasi dari sejumlah warga sekitar yang menilai keberadaan jalan yang layak sangat membantu aktivitas sehari-hari, mulai dari akses menuju kebun, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas warga secara umum. Infrastruktur jalan yang sebelumnya rusak dinilai kerap menghambat pengangkutan hasil panen, termasuk pepaya yang menjadi komoditas utama usaha Asep.
Kepedulian pelaku usaha lokal seperti Asep dinilai turut berperan penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan, terutama di wilayah-wilayah yang pembangunannya belum sepenuhnya tersentuh anggaran pemerintah desa secara menyeluruh. Sinergi antara inisiatif warga dan program pemerintah desa diharapkan dapat mempercepat perbaikan akses jalan di berbagai titik lain di Kecamatan Pamarican.
Ke depan, Asep berharap pengerjaan jalan dapat rampung sesuai target tanpa hambatan berarti, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga yang menggunakan akses jalan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan ekonomi.



![Whatsapp image 2026 08 19 at 11.27.48 768x432[1] Image of Whatsapp image 2026 08 19 at 11.27.48 768x432[1]](https://pewarta.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-19-at-11.27.48-768x4321-1-200x112.jpeg)


![Kado terindah kemerdekaan tangis haru mak konasih janda tua di pamarican ciamis terima hadiah bedah rumah 768x432[1] Image of Kado terindah kemerdekaan tangis haru mak konasih janda tua di pamarican ciamis terima hadiah bedah rumah 768x432[1]](https://pewarta.id/wp-content/uploads/2026/08/Kado-Terindah-Kemerdekaan-Tangis-Haru-Mak-Konasih-Janda-Tua-di-Pamarican-Ciamis-Terima-Hadiah-Bedah-Rumah-768x4321-1-200x112.jpg)




