Sabtu, 17 Oktober 2026
Ciamis

Diduga Alami Tekanan Psikologis, Pria di Pamarican Ciamis Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

Image of Image 2026 08 16 at 14.55.41
Gambar Ilustrasi

CIAMIS, Pewarta.id – Kabar duka menyelimuti warga Dusun Cibayawak, RT 08/02, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sarja (64), warga setempat, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Minggu (16/08/2026) pagi. Peristiwa ini sontak membuat suasana dusun yang biasanya tenang berubah menjadi haru dan diliputi rasa kehilangan.

Perangkat Desa Sidamulih, Taryana, membenarkan peristiwa yang mengejutkan warga sekitar tersebut saat dikonfirmasi awak media.

“Kejadiannya tadi pagi. Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya sendiri sekitar pukul 08.00 WIB,” ujar Taryana, Minggu (16/08/2026).

Menurut penuturan Taryana, sang ibu yang mendapati kondisi anaknya langsung berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar. Beberapa tetangga yang mendengar teriakan segera berdatangan ke lokasi.

“Namun, saat tetangga berdatangan dan berniat menolong, korban ternyata sudah tidak bernyawa. Warga kemudian melapor ke pihak desa dan kami langsung meneruskannya ke kepolisian,” tambahnya.

Taryana menyebut, dalam beberapa waktu terakhir korban memang sempat menunjukkan tanda-tanda tertekan secara psikologis. Ia menduga kondisi tersebut tidak lepas dari dua beban yang tengah dipikul korban, yakni penyakit menahun yang dideritanya serta persoalan rumah tangga yang belum lama terjadi.

“Kemungkinan besar korban mengalami tekanan psikologis yang cukup berat. Belum lama ini dia baru bercerai dengan istrinya, ditambah lagi dia mengidap penyakit ayan (epilepsi) yang sudah menahun dan tak kunjung sembuh,” ujar Taryana.

Ia menegaskan bahwa keterangan tersebut merupakan penuturan warga dan pengamatan pihak desa, sementara penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

“Kami dari desa hanya menyampaikan apa yang kami ketahui dan apa yang disampaikan keluarga. Untuk kepastian penyebabnya, itu kewenangan kepolisian dan tim medis,” tambahnya.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian setempat bersama tim medis guna memastikan penyebab kematian korban secara resmi. Proses tersebut juga menjadi bagian dari prosedur standar untuk kasus kematian mendadak di lingkungan warga.

Salah seorang tetangga korban yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat berbincang dengan Sarja beberapa hari sebelum kejadian. Ia mengaku sosok korban dikenal sebagai pribadi yang cukup tertutup, namun belakangan terlihat lebih pendiam dari biasanya.

“Setahu saya dia orangnya pendiam, tapi memang belakangan ini keliatan makin murung. Kami kira itu karena capek sakit-sakitan saja,” ujar tetangga tersebut.

Peristiwa ini turut memantik keprihatinan warga Desa Sidamulih akan pentingnya kepedulian terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar, khususnya bagi warga yang tengah menghadapi tekanan hidup berat seperti sakit berkepanjangan atau masalah rumah tangga. Sejumlah warga menyampaikan harapan agar kejadian ini menjadi pengingat bersama untuk lebih peka terhadap perubahan sikap tetangga maupun kerabat.

Kepala Dusun Cibayawak turut menyampaikan duka mendalam atas kepergian korban dan mengimbau warga untuk saling menguatkan.

“Kami mengimbau warga agar tidak segan mengajak bicara atau melaporkan kepada perangkat desa maupun puskesmas setempat apabila mendapati tetangga atau kerabat yang terlihat murung berkepanjangan atau menunjukkan perubahan sikap drastis,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah dimakamkan di pemakaman umum setempat, diiringi isak tangis keluarga dan tetangga yang turut berduka. Warga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini. (Pewarta.id/Red)


Catatan Redaksi: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan psikologis berat atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu mencari bantuan. Hubungi layanan Sejiwa Kementerian Kesehatan RI di 119 ext. 8, atau layanan Into The Light Indonesia dan Yayasan Pulih. Bicarakan dengan orang terdekat, tenaga kesehatan, atau perangkat desa/puskesmas setempat.


Asep Restu

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Ciamis

KAPOLRES CIAMIS DUKUNG KETAHANAN PANGAN, PANEN JAGUNG BERSAMA PETANI SARI MUKTI

CIAMIS,pewarta.id – Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dengan menghadiri panen jagung Kwartal…

DST · 4 minggu lalu
Priangan Timur

Jembatan Perintis Garuda di Ciamis Resmi Diresmikan, Perpendek Akses Sidaharja–Kutawaringin

CIAMIS, Pewarta.id – Jumat (28/08/2026), harapan lama masyarakat Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, dan Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, akhirnya terwujud. Jembatan…

Asep Restu · 28 Agu 2026
Priangan Timur

Korwil Pendidikan Pamarican Buka Invitasi Olahraga Tradisional SD se-Kecamatan

CIAMIS, Pewarta.id – Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Pamarican secara resmi membuka Invitasi Olahraga Tradisional tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Pamarican.…

Asep Restu · 20 Agu 2026
Ciamis

Muspika Pamarican Gelar Aksi Bersih Sungai Citalahab dan Pasar, Jaga Predikat Ciamis Kota Terbersih

CIAMIS, Pewarta.id – Semangat menjaga kebersihan lingkungan kembali ditunjukkan oleh jajaran Muspika Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Pada Jumat (22/05/2026), digelar…

Asep Restu · 22 Mei 2026
Ciamis

Perguruan Silat Nurfatawa Baitussubhan dan PSHT Gelar Latihan Bersama di Padepokan Cigamping

CIAMIS, Pewarta.id – Suasana semangat dan kebersamaan tampak jelas di halaman Padepokan Nurfatawa Baitussubhan, Dusun Cigamping, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis,…

Asep Restu · 16 Mei 2026
Memuat berita selanjutnya…