Sabtu, 17 Oktober 2026
Banjar

200 Dus Miras Ditemukan di Rumah Warga Banjar, Identitas Penyewa Masih Misterius

Image of Img 20261017 wa0035

BANJAR, pewarta.id – Sekitar 200 dus minuman keras (miras) berbagai merek ditemukan dalam sebuah rumah di Lingkungan Babakansari, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, Jumat (16/10/2026) malam. Di balik temuan tersebut, identitas penyewa rumah dan pihak yang bertanggung jawab atas penyimpanan ratusan dus miras itu masih menjadi tanda tanya.

 

Temuan itu terungkap dalam razia gabungan aparat kepolisian bersama warga yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB. Petugas menyasar sebuah rumah di RT 03 RW 09, tepatnya di samping Rumah Makan Padang Sari Cempaka.

 

Banyaknya minuman keras yang tersimpan di dalam bangunan tersebut mendorong petugas membawa seluruh barang bukti ke Polres Banjar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kini menelusuri asal-usul miras, pihak yang menguasai barang tersebut, serta tujuan rumah itu digunakan.

 

Selain sekitar 200 dus miras berbagai merek, petugas turut mengamankan dua tas hitam merek Eiger, dua dompet berwarna hitam dan cokelat, serta dua telepon genggam merek iPhone dan Redmi.

 

Petugas juga menemukan dua kartu identitas atas nama Agung Gumilar dan Ekel Daniro Barus, serta dua kunci kendaraan roda empat. Namun, keberadaan barang-barang tersebut belum dapat memastikan siapa yang bertanggung jawab atas penyimpanan miras di dalam rumah itu.

 

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., melalui Kasat Res Narkoba AKP Agung Rahmatulloh, S.H., CPHR., mengatakan pihaknya akan mendalami temuan tersebut untuk mengungkap asal-usul minuman keras dan pihak-pihak yang berkaitan dengan penyimpanannya.

 

“Temuan ini akan kami dalami lebih lanjut. Kami perlu memastikan siapa yang bertanggung jawab atas penyimpanan minuman keras tersebut, dari mana asalnya, serta apakah ada pihak lain yang terlibat. Penanganannya akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta yang ditemukan,” ujarnya.

 

Sementara itu, pemilik rumah, Hermanto, bersama Ketua RW 09, Taufik, mengaku tidak mengetahui identitas orang yang menyewa bangunan tersebut. Keduanya disebut belum menerima pemberitahuan mengenai identitas penyewa.

 

Menurut keterangan dalam laporan, pemilik rumah dan Ketua RW sebelumnya menduga bangunan itu digunakan sebagai gudang penyimpanan produk Sasa. Namun, saat razia berlangsung, petugas justru menemukan ratusan dus minuman keras di dalamnya.

 

Perbedaan antara dugaan awal penggunaan bangunan dan barang yang ditemukan menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Hingga kini, belum diketahui secara pasti siapa penyewa rumah tersebut maupun siapa yang menguasai seluruh barang di dalamnya.

 

Dua kartu identitas yang ditemukan di lokasi juga belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan keterlibatan pemilik identitas dalam penyimpanan miras tersebut. Kepastian mengenai pihak yang bertanggung jawab masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian.

 

Seluruh barang bukti telah dibawa ke Polres Banjar untuk kepentingan pendalaman. Polisi diharapkan dapat mengungkap asal-usul ratusan dus miras tersebut, memastikan pihak yang menguasainya, serta menjelaskan peruntukan bangunan yang berada di tengah kawasan permukiman warga itu.(Asep R).

 

DST

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Memuat berita selanjutnya…