Dishub Ciamis Siapkan 114 Personel untuk Antisipasi Arus Mudik Idul Fitri 1447 H

Image of Desain tanpa judul (9)
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yudaswara

Ciamis, pewarta.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis menyiapkan sebanyak 114 personel untuk mendukung pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yudaswara, mengatakan ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah posko pengamanan yang tersebar di wilayah Ciamis, baik di posko induk maupun posko yang berada di bawah koordinasi kepolisian.

“Untuk kesiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis menyiapkan 114 personel yang akan ditempatkan di beberapa posko, baik posko induk maupun posko yang berada di bawah koordinasi Polres Ciamis,” ujar Uga, Senin (9/3/3036).

Menurutnya, para petugas nantinya akan bertugas mengatur arus lalu lintas serta melakukan pengawasan selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Dalam pelaksanaan operasional di lapangan, Dishub Ciamis juga akan bekerja di bawah koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Forum LLAJ) Ciamis bersama kepolisian serta instansi terkait lainnya.

Uga menjelaskan, berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektor, arus mudik tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan hingga sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, sejumlah langkah antisipasi telah dipersiapkan, termasuk pengaturan jalur alternatif di sejumlah titik rawan kemacetan.

Untuk kendaraan dari arah timur seperti Getok dan Ciawi, jalur alternatif yang disiapkan antara lain melalui Ciawur Beti menuju Warung Doyong, kemudian ke Winduraja hingga tembus ke arah Cirebon. Sementara dari arah barat, kendaraan yang melintas di kawasan pusat kota Ciamis akan dialihkan melalui jalur menuju Panawangan hingga ke arah Tol Cipali.

Baca Juga :  Dimsum Bakar Mentai Kian Viral, Pedagang di Pamarican Ikut Coba Peruntungan

Selain pengaturan jalur lalu lintas, Dishub Ciamis juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap angkutan barang. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia, akan diberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang mulai 13 Maret hingga 26 Maret 2026.

“Pembatasan ini berlaku untuk kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih. Namun untuk angkutan kebutuhan pokok, BBM, dan keperluan penanggulangan bencana tetap dikecualikan dari pembatasan tersebut,” jelasnya.

Untuk mendukung pengaturan lalu lintas, Dishub Ciamis juga mengoptimalkan sistem Area Traffic Control System (ATCS) yang dimiliki. Dari total 142 titik ATCS yang tersedia, sebanyak 36 titik akan dioperasionalkan secara intensif selama masa mudik dan arus balik.

Titik tersebut tersebar di sembilan persimpangan utama dan tujuh titik tambahan yang dinilai memiliki tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi.

“Melalui ATCS ini kami juga melakukan traffic counting sehingga data arus lalu lintas bisa dipantau secara real time. Informasi tersebut nantinya akan kami sampaikan kepada Kementerian Perhubungan maupun kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  SKF 2026 Jadi Momentum Inovasi Musik Keroncong

Selain itu, Dishub Ciamis juga melakukan optimalisasi penerangan jalan umum (PJU). Sejak sebelum bulan Ramadan, pihaknya telah menerima berbagai laporan dari masyarakat terkait lampu penerangan jalan yang padam.

“Perbaikan PJU yang dilaporkan dari desa-desa sudah kami tindak lanjuti dan terus dioptimalkan, terutama di jalur-jalur yang rawan kecelakaan,” ujar Uga, Senin (9/3/3036).

Dishub Ciamis juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengawasan jalur jalan nasional, khususnya di kawasan rawan kecelakaan lalu lintas.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama di kawasan objek wisata yang diprediksi mengalami peningkatan pengunjung selama libur Lebaran.

Berdasarkan pengalaman saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), lonjakan kendaraan sempat terjadi di jalur menuju objek wisata di wilayah Jalat Rang–Sukamulya serta di kawasan Cisaga.

“Kami juga mengimbau kepada pengelola objek wisata agar menyiapkan kantong-kantong parkir guna menghindari kemacetan di sekitar lokasi wisata,” tambahnya.

Selain di kawasan wisata, kantong parkir juga akan disiapkan di sejumlah titik di pusat Kota Ciamis untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama perayaan Idul Fitri.

Dengan berbagai langkah tersebut, Dishub Ciamis berharap arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *