Botram Salembur Desa Cijulang Cihaurbeuti, Tradisi Gotong Royong Makan Bersama Tutup HUT ke-81 RI

Image of Img 20260819 wa0073

Ciamis, pewarta.id – Tradisi Botram Salembur kembali digelar meriah di Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ribuan warga dari berbagai dusun, lembaga pendidikan, pondok pesantren, hingga komunitas lokal tumpah ruah di jalan usaha tani Eretan, menikmati kebersamaan makan bersama di tengah hamparan sawah.

Image of 20260819 091350

Tradisi Botram sebagai Modal Sosial

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menegaskan bahwa Botram Salembur bukan sekadar makan bersama, melainkan wujud modal sosial masyarakat desa.

“Ini sebuah perwujudan modal sosial yang ada di Desa Cijulang. Tradisi makan bareng yang sempat hilang kini ditumbuhkan kembali oleh warga. Mudah-mudahan ini menjadi wujud silaturahmi dan gotong royong,” ujarnya.

Andang juga menyoroti kekayaan kuliner lokal yang tersaji, mulai dari ikan endemik Sungai Citanduy seperti ikan baung (bebeong), ikan nilem (bancak), hingga ikan tawes (balar). “Rasanya gurih dan khas, tidak ada di sungai lain,” tambahnya.

Baca Juga :  Lautan 15 Ribu Santri Padati Pangandaran, Pawai Ta’aruf Hari Santri Nasional 2025 Gaungkan Semangat Kebangsaan

Puncak Rangkaian HUT RI ke-81

Kepala Desa Cijulang, Endang Hidayat, S.T., menyampaikan bahwa kegiatan Botram Salembur kali ini merupakan yang ketiga dan paling meriah.

“Alhamdulillah, lebih dari seribu warga hadir. Mulai dari masyarakat di lima dusun, pemerintah desa, PPD, pondok pesantren Miftahul Huda Usmania, hingga lembaga pendidikan TK Endrawasi dan RA Al-Amin. Semua berkumpul di jalan usaha tani sepanjang hampir 3 kilometer,” jelasnya.

Tradisi ini menjadi puncak rangkaian HUT RI ke-81 setelah sebelumnya digelar jalan sehat, pertandingan bola ibu-ibu, dan upacara 17 Agustus.

Warga Antusias Bawa Sajian Khas

Warga setempat, Didah Nur Diah, mengakui bahwa Botram Salembur sudah menjadi tradisi tahunan pasca peringatan 17 Agustus.

“Alhamdulillah, masyarakat antusias. Makanan dibawa dari rumah masing-masing, ada pais ikan bebeong, semur jengkol, nasi, lalapan, hingga pepes. Harapannya ke depan lebih meriah lagi,” ungkapnya.

Konsep makan di pematang sawah ini menghadirkan suasana kebersamaan tanpa sekat. Warga saling berbagi makanan, mencicipi masakan satu sama lain, dan mempererat persatuan.

Baca Juga :  Disnaker Ciamis Umumkan Kenaikan UMK 6,5% Mulai Januari 2025

Harapan Jadi Destinasi Wisata

Selain sebagai tradisi tahunan, Botram Salembur di Desa Cijulang diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi wisata budaya.

“Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa menjadi daya tarik wisata. Apalagi dilaksanakan di tengah sawah yang sebagian sudah panen, sebagian masih hijau. Ini sangat menarik,” kata Sekda Ciamis.

Kepala Desa Endang Hidayat menambahkan bahwa pihaknya telah mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan usaha tani hingga ke pinggir Sungai Citanduy, yang nantinya bisa dikembangkan menjadi jalur arung jeram.

Tradisi Botram Salembur Desa Cijulang bukan hanya pesta makan bersama, tetapi juga simbol gotong royong, kebersamaan, dan tasakur bin ni’mah. Ribuan warga yang hadir menunjukkan bahwa budaya lokal masih hidup dan mampu menjadi perekat sosial sekaligus potensi wisata unggulan di Kabupaten Ciamis.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *