Dinas Pertanian Ciamis Luncurkan Program Gerbang Kapal untuk Tingkatkan Produksi Cabai

Penyerahan bibit cabai kepada masyarakat (istimewa)

CIAMIS,PEWARTA.id- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis memperkenalkan program baru bertajuk Gerbang Kapal (Gerakan Pembangunan Ketahanan Pangan Lokal) untuk mendukung pengembangan hortikultura, khususnya cabai, di empat kecamatan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lokal guna menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai di daerah.

Kepala Bidang Hortikultura dan Ketahanan Pangan, Ekawati Diah Utami, menyatakan bahwa program ini telah mengalokasikan paket pengembangan cabai di lahan seluas 4 hektare yang tersebar di Kecamatan Panumbangan, Cihaurbeuti, Panjalu, dan Sukamantri, masing-masing seluas 1 hektare.

“Alhamdulillah, telah dialokasikan paket hemat untuk pengembangan cabai 4 hektare. Bantuan ini berupa sarana produksi seperti benih, pupuk, dan obat-obatan yang disalurkan melalui e-katalog,” ungkap Ekawati.

Baca Juga :  Polres Ciamis Tegaskan Netralitas dalam Pilkada 2024, Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Digelar

Saat ini, program Gerbang Kapal sudah sampai tahap penanaman, dan seluruh kebutuhan produksi telah disediakan.

Ekawati menambahkan bahwa ada kegiatan temu usaha yang dijadwalkan untuk membantu para petani membangun jaringan pemasaran serta memperlancar distribusi hasil panen.

“Tinggal kegiatan temu usaha yang akan dilakukan, untuk memaksimalkan pemasaran hasil panen,” ujarnya.

Tantangan Sumber Air di Musim Kemarau

Meski program berjalan baik, ketersediaan air menjadi tantangan tersendiri karena saat ini wilayah tersebut memasuki musim kemarau.

“Sumber air masih terbatas, sehingga belum bisa mengoptimalkan pertumbuhan tanaman sepenuhnya. Namun, cabai yang ditanam masih tumbuh sesuai rencana dan tidak ada hambatan berarti,” jelasnya.

Baca Juga :  Pekan Olah Raga Tradisional Dalam Rangka Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Ciamis

Menurutnya, tahap panen pertama diharapkan berlangsung dalam 3-4 bulan ke depan, tepatnya sekitar Desember.

Ia berharap panen perdana tersebut akan membantu menjaga pasokan cabai, terutama menjelang musim liburan akhir tahun.

“Produksi cabai masih dalam tahap awal, tapi kami optimis bahwa panen pertama nanti bisa membawa dampak positif bagi ketersediaan cabai di daerah ini,” pungkasnya.

Dengan hadirnya program Gerbang Kapal, Ekawati berharap produktivitas cabai di Kabupaten Ciamis akan meningkat, sekaligus membantu menekan potensi inflasi cabai di pasar lokal.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *