GARUT, Pewarta.id – Kabupaten Garut mengerahkan 526 atlet untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026. Para atlet tersebut menjadi bagian dari kontingen berjumlah 783 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial, dengan target menunjukkan kemampuan terbaik di ajang olahraga tingkat provinsi.
Kesiapan kontingen tersebut ditandai dengan pelepasan oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam Apel Gabungan di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/10/2026).
Dari total 783 anggota kontingen, sebanyak 526 orang merupakan atlet, sedangkan 257 lainnya terdiri atas pelatih dan ofisial yang bertugas mendukung persiapan serta kebutuhan atlet selama mengikuti pertandingan.
Jumlah tersebut menjadi salah satu kekuatan Kabupaten Garut dalam menghadapi Porprov Jabar XV 2026. Kontingen Garut dijadwalkan mengikuti 53 dari 68 cabang olahraga, 66 dari 95 disiplin, serta 396 dari total 1.156 nomor pertandingan.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan kontingen yang diberangkatkan merupakan atlet-atlet terbaik daerah yang diharapkan mampu bersaing dan mengharumkan nama Kabupaten Garut.
Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan, semangat juang, dan mental pantang menyerah.
“Kita mengirimkan tim terbaik yang dimiliki Kabupaten Garut untuk bisa bertahan di provinsi. Di balik keterbatasan fiskal yang menjadi masalah, itu tidak menutup kemungkinan bagi anak-anak kita untuk berangkat dan tetap menunjukkan sikap mental pantang menyerah khas orang Garut,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keikutsertaan ratusan atlet tersebut bukan semata-mata untuk mengejar prestasi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Garut berharap kegiatan olahraga berskala provinsi dapat memberikan dampak positif terhadap sektor lain, termasuk pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
Bupati juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjaga nama baik daerah, menjunjung tinggi sportivitas, dan memanfaatkan kesempatan bertanding untuk meraih prestasi terbaik.
“Anda adalah orang-orang yang mewakili Garut. Dengan segala keterbatasan, Anda bisa menunjukkan prestasi yang sangat baik,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyampaikan optimisme terhadap kemampuan para atlet dalam menghadapi persaingan di tingkat Jawa Barat.
Ia berharap para atlet mampu memperlihatkan hasil latihan dan persiapan yang telah dijalani, sekaligus membawa pulang medali untuk Kabupaten Garut.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, Subhan Rohmansyah, menjelaskan bahwa persiapan teknis kontingen telah dilakukan, termasuk melalui pemusatan latihan atau training center.
Selain persiapan latihan, dukungan akomodasi, konsumsi, dan layanan kesehatan juga telah dikoordinasikan dengan sejumlah fasilitas kesehatan, yakni RSU dr. Slamet, RS Nurhayati, dan RS Rotinsulu.
“Secara teknis, termasuk pemusatan latihan (training center), telah kita laksanakan. Insyaallah, kita tinggal bertanding,” kata Subhan.
Dalam kesempatan pelepasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut juga menyerahkan secara simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para atlet sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan selama menjalankan aktivitas olahraga.
Porprov Jawa Barat XV 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026, sedangkan babak pendahuluan dimulai pada 27 Oktober 2026.
Dengan kekuatan 526 atlet yang didukung 257 pelatih dan ofisial, Kabupaten Garut berharap mampu bersaing di berbagai cabang olahraga dan meraih hasil maksimal dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Kontingen Garut mengusung tema “Garut Hebat, Teuneung Ludeung, Manjing Jawara” sebagai semangat untuk memperjuangkan prestasi sekaligus membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.(Slamet Timur).






