Jumat, 16 Oktober 2026
Priangan Timur

OJK Tasikmalaya Perkuat Pemberdayaan Peternak Lokal Lewat Program BEREHAN, Dorong ASN Menabung Kurban

Image of Ojk tasik

TASIKMALAYA, pewarta.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) wilayah Priangan Timur terus memperkuat pengembangan ekonomi daerah sekaligus mendorong pemberdayaan peternak lokal melalui Program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban).

Program tersebut menjadi salah satu strategi memperluas inklusi keuangan masyarakat melalui budaya perencanaan keuangan yang lebih terarah, khususnya dalam mempersiapkan ibadah kurban melalui skema tabungan kurban.

Program BEREHAN merupakan inisiasi TPAKD Provinsi Jawa Barat yang dirancang untuk mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) agar dapat mempersiapkan pembelian hewan kurban secara lebih terencana dan bertahap melalui fasilitas tabungan yang disediakan oleh salah satu bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Tidak hanya mendorong kebiasaan menabung, program ini juga menghadirkan dampak ekonomi yang lebih luas karena melibatkan peternak milenial lokal sebagai penyedia hewan kurban. Skema tersebut dinilai mampu membuka akses pasar yang lebih pasti bagi peternak serta memperkuat sektor peternakan daerah.

Sebagai bagian dari implementasi program, OJK Tasikmalaya bersama TPAKD telah melaksanakan sosialisasi secara bertahap sejak April hingga Mei 2026 di tujuh kabupaten dan kota wilayah kerja OJK Tasikmalaya. Wilayah tersebut meliputi Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, dan Kabupaten Sumedang.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti sekitar 450 perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari seluruh Priangan Timur. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menargetkan pembukaan sedikitnya 70 rekening Tabungan BEREHAN di masing-masing pemerintah kabupaten dan kota.

Dalam rangkaian sosialisasi, peserta memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai konsep Program BEREHAN dari berbagai narasumber, mulai dari Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, pihak perbankan penyedia produk tabungan kurban, hingga peternak milenial yang berbagi pengalaman terkait pengelolaan usaha peternakan serta peluang ekonomi sektor peternakan lokal.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menegaskan bahwa Program BEREHAN merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha dalam membangun ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan kebutuhan ibadah kurban, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi langsung bagi para peternak lokal.

“Program BEREHAN tidak hanya membantu masyarakat, khususnya ASN, dalam mempersiapkan kebutuhan ibadah kurban secara lebih terencana dan bertahap, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi peternak lokal. Kami berharap program ini dapat memperluas akses pasar bagi peternak lokal serta memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang saling menguntungkan,” ujar Nofa Hermawati.

Nofa menambahkan, keterlibatan peternak lokal dalam Program BEREHAN diharapkan mampu menciptakan pasar hewan kurban yang lebih terencana serta memiliki kepastian permintaan. Dengan pola tersebut, peternak dapat lebih optimal dalam mengelola usaha, meningkatkan kualitas ternak, hingga memperkuat pendapatan dan kesejahteraan mereka.

“Sinergi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha peternakan menjadi kunci penting agar program ini berjalan berkelanjutan. Kami ingin inklusi keuangan hadir secara nyata dan memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Program BEREHAN dinilai menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi yang menghubungkan sektor keuangan dengan sektor riil secara langsung. Kehadiran tabungan kurban tidak hanya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan rantai usaha peternakan.

Melalui sinergi yang terus diperkuat, OJK Tasikmalaya bersama TPAKD berharap Program BEREHAN dapat menjadi instrumen berkelanjutan dalam memperluas akses keuangan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan peternak lokal, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah di wilayah Priangan Timur.***

oez26 trisno

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Ekonomi

TGS 2026 Dorong Ekonomi Tasikmalaya, OJK Perluas Akses Keuangan hingga Peluang Ekspor

TASIKMALAYA, pewarta.id  — Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Priangan Timur, dan Pemerintah Kota Tasikmalaya memperkuat kolaborasi untuk…

DST · 1 minggu lalu
pendidikan

OJK Bekali Pramuka Tasikmalaya Lawan Pinjol Ilegal dan Judi Online, Tanamkan Kecerdasan Finansial Sejak Dini

Tasikmalaya, pewarta.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya memperkuat literasi keuangan generasi muda dengan memberikan edukasi kepada 91 anggota Pramuka dari SMPN…

DST · 18 Agu 2026
Jawa Barat

Polres Ciamis Bersama Satgas PASTI OJK Tasikmalaya, Bongkar Dugaan Penipuan Modus Titip Limit Paylater, Kerugian Korban Capai Rp500 Juta

CIAMIS, Pewarta.id – Satreskrim Polres Ciamis bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) OJK Tasikmalaya berhasil mengungkap dugaan tindak pidana…

oez26 trisno · 6 Agu 2026
sumedang

OJK: Program KEJAR Sumedang Tambah 4.761 Rekening Pelajar, Nilai Tabungan Tembus Rp2,46 Miliar

SUMEDANG, pewarta.id  — Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Kabupaten Sumedang mencatat penambahan 4.761 rekening baru dengan total saldo tabungan mencapai…

DST · 25 Jul 2026
Priangan Timur

Kredit Macet UMKM Capai 24,41 Persen, OJK Tasikmalaya Ungkap Penyebab dan Solusinya

Tasikmalaya, Pewarta.id – Tingkat kredit macet atau Non-Performing Loan (NPL) pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Priangan Timur…

oez26 trisno · 22 Mei 2026
Memuat berita selanjutnya…