Bekas Ruang Guru SDN 3 Batulawang Banjar Ambruk di Tengah Proses Menunggu Dana Revitalisasi

DST

Image of Img 20261014 wa0090

BANJAR, pewarta.id — Bangunan bekas ruang guru di SDN 3 Batulawang, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, ambruk total hingga rata dengan tanah pada Selasa (13/10/2026) malam.

 

Langkah antisipatif mengosongkan bangunan yang berdiri sejak 2012 tersebut berhasil menghindarkan warga sekolah dari potensi korban jiwa.

 

Peristiwa ini dipicu oleh keretakan struktur tembok dan atap yang kian parah selama beberapa tahun terakhir. Kontur tanah lereng perbukitan tempat sekolah berdiri tergolong labil serta berada di dekat celah tebing yang rentan pergerakan tanah. Sebelum ambruk, ruangan tersebut dimanfaatkan secara terbatas sebagai gudang alat kesenian dan penyimpanan buku perpustakaan.

 

Kepala SDN 3 Batulawang, Tri Isnadari, mengatakan faktor waktu kejadian yang berlangsung pada malam hari menjadi penentu utama nihilnya korban jiwa, mengingat area sekitar lokasi selalu dipadati aktivitas siswa pada siang hari.

 

Tri membeberkan bahwa operasional ruang guru sebenarnya telah dipindahkan secara darurat ke ruang perpustakaan sejak tiga tahun lalu akibat retakan tembok yang makin menganga di bagian dalam bangunan.

 

“Alhamdulillah sudah dikosongkan. Kalau masih ditempati, tidak tahu bagaimana nasibnya. Kejadiannya kemarin malam. Memang sudah tiga tahun lalu ruangan guru dipindah ke ruang perpustakaan karena kondisi bangunan di dalam sudah retak-retak dan berbahaya,” tutur Tri Isnadari, Rabu (14/10/2026).

 

Pasca-insiden tersebut, pihak sekolah memperketat pengawasan di lapangan. Para siswa diimbau untuk tidak mendekati area reruntuhan guna mengantisipasi potensi pergerakan tanah susulan atau material sisa yang rawan roboh.

 

Insiden ini membuat pihak sekolah dan dinas terkait mengkaji ulang Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah dirancang sebelumnya. Pihak sekolah mengusulkan agar penanganan tidak lagi bersifat rehabilitasi ringan, melainkan pembangunan ulang secara menyeluruh dari titik nol.

 

Tri berharap pemerintah memberikan perhatian khusus bagi sekolahnya serta memohon bantuan tenaga dari masyarakat sekitar untuk membersihkan puing-puing material bangunan.

 

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Dedi Suardi, meninjau langsung lokasi reruntuhan pada Rabu (14/10/2026) pagi. Dedi memastikan peristiwa ini tidak mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa karena bangunan yang ambruk murni bekas ruang administrasi dan gudang.

 

Dedi mengungkapkan bahwa Pemkot Banjar sebenarnya telah mengamankan alokasi program revitalisasi sekolah menyeluruh bagi SDN 3 Batulawang dari Kementerian Pendidikan pada Tahun Anggaran 2026. Tahapan Bimbingan Teknis (Bimtek) telah dirampungkan dan kini tinggal menunggu penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta pencairan anggaran.

 

“Untuk proses belajar mengajar tidak terganggu karena yang ambruk ini bekas ruang guru yang belakangan dipakai gudang. Ruang kelas utama tetap aman digunakan. SDN 3 Batulawang ini sebenarnya sudah disetujui masuk dalam program revitalisasi tahun ini,” jelas Dedi Suardi di lokasi kejadian.

 

Dedi merinci, paket bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat mencakup pembenahan tiga ruang kelas utama, ruang UKS, ruang perpustakaan, penataan ulang ruang guru, fasilitas toilet, hingga penataan lingkungan sekolah.

 

Pemerintah Kota Banjar berjanji akan segera melaporkan perkembangan kondisi kerusakan fisik terbaru ini kepada pihak kementerian agar proses penandatanganan PKS dan penyesuaian anggaran fisik dapat segera dieksekusi di lapangan. (LER)

Also Read

Bagikan:

[addtoany]

DST

Tinggalkan komentar