Usai Pelatihan Menjahit, Warga Ciomas Bidik Peluang Ekonomi Baru di Rumah

Image of Iyang29

CIAMIS, Pewarta.id — Pelatihan menjahit yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ciamis resmi ditutup pada Jumat sore (21/11/2025). Program peningkatan keterampilan warga tersebut berlangsung sejak 10 November hingga 21 November 2025, dan dipusatkan di Aula Balai Desa Ciomas.

Sebanyak 20 peserta dari beberapa desa di Kecamatan Panjalu, serta dari sejumlah dusun di Desa Ciomas, mengikuti pelatihan intensif ini. Selama hampir dua pekan, para peserta dibimbing mulai dari pengenalan alat, teknik dasar menjahit, hingga mampu menghasilkan produk sederhana secara mandiri.

Kepala Desa Ciomas, Devi Yulviana, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Garut Luncurkan Program Balebat untuk Warga yang Terlewat Bantuan Sosial

“Kami merasa bersyukur Desa Ciomas kembali mendapat kesempatan mengadakan pelatihan seperti ini. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga. Semoga setelah pelatihan ini, mereka bisa memanfaatkan keterampilan yang didapat untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Devi.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu langkah desa dalam meningkatkan kemandirian ekonomi warga sekaligus menggali potensi lokal yang belum tergarap maksimal.

Salah satu peserta, Ayu Linda Lestari, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan dan fasilitas yang diberikan.

“Ini pertama kalinya saya mengikuti pelatihan menjahit dan banyak ilmu baru yang saya dapatkan. Terima kasih kepada Desa Ciomas dan Disnaker,” ujarnya.

Baca Juga :  Mencetak Teknisi AC Profesional Melalui Gerakan Paradaya Movement

Ayu berharap keterampilan tersebut dapat menjadi sumber penghasilan baru.
“Semoga saya bisa membuka usaha jahit di rumah tanpa harus meninggalkan anak. Ini menjadi langkah awal untuk mulai berwirausaha,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, setiap peserta juga mendapat satu unit mesin jahit lengkap dengan perlengkapan menjahit, sehingga mereka dapat langsung mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari dan mulai menerima pesanan.

Penutupan pelatihan ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan menjahit serta pemaparan hasil karya peserta. Pemerintah desa berharap pelatihan ini dapat menjadi fondasi terciptanya kelompok usaha baru di Ciomas dan mendorong peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.
(iyank.29)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *