Selasa, 27 Oktober 2026
Jawa Barat

Cuaca Ekstrem Terjang Empat Desa di Bandung Barat, 520 Bangunan Rusak dan Satu Warga Luka-luka

Image of Img 20261027 wa0032

BANDUNG BARAT, pewarta.id  – Hujan disertai angin kencang menerjang empat desa di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Senin (26/10/2026) siang. Peristiwa tersebut mengakibatkan 520 rumah atau bangunan terdampak, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat.

 

Berdasarkan pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, kerusakan meliputi 219 bangunan rusak ringan, 165 rusak sedang, dan 136 rusak berat.

Image of Img 20261027 wa0031

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB, Yoga Ali Imbran, mengatakan bencana terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan berdampak pada permukiman warga di empat desa, yakni Padalarang, Jayamekar, Kertajaya, dan Campakamekar.

 

Berdasarkan hasil penilaian di lapangan, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka. Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

 

“Bencana alam berupa hujan disertai angin kencang terjadi pada hari Senin pukul 14.30 WIB, yang mengakibatkan kerusakan signifikan pada permukiman warga di empat wilayah utama,” ujar Yoga.

 

BPBD Salurkan Bantuan Darurat

Untuk membantu warga terdampak, BPBD KBB telah menyalurkan bantuan logistik awal berupa 70 lembar terpal dan 200 lembar karung. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan mendesak warga, terutama menghadapi kemungkinan cuaca buruk susulan.

 

BPBD juga merencanakan penyaluran bantuan tambahan berupa 20 lembar selimut, perlengkapan bayi seperti selimut dan handuk bayi, serta handuk untuk orang dewasa.

 

Penanganan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, sekaligus mendukung kondisi kesehatan dan kenyamanan kelompok rentan, termasuk bayi.

 

Pendataan dan Penanganan Masih Berlanjut

Sebelumnya, laporan BPBD KBB juga mencatat kerusakan sejumlah fasilitas umum di wilayah terdampak. Data kerusakan dan kebutuhan warga masih perlu diperbarui melalui asesmen serta verifikasi petugas di lapangan.

 

Pemerintah daerah bersama unsur terkait diharapkan terus mengoordinasikan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan warga hingga kondisi berangsur pulih. (GP)

DST

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Jawa Barat

Puncak Hari Penyiaran Daerah 2026 di Bandung Barat, Bupati Jeje Ajak Masyarakat Kembali Menonton TV dan Mendengarkan Radio

BANDUNG BARAT, pewarta.id – Puncak peringatan Hari Penyiaran Daerah (Harsiarda) 2026 tingkat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat menjadi momentum untuk…

DST · 2 minggu lalu
Jawa Barat

Kekeringan KBB Meluas ke 11 Kecamatan, 50 Ribu Jiwa Terancam Krisis Air Bersih

PADALARANG, pewarta.id — Peta krisis air bersih di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kian mengkhawatirkan. Hingga Senin (5/10/2026), bencana kekeringan tercatat telah menghempas…

DST · 3 minggu lalu
Ekonomi

OJK Tasikmalaya Dorong Perluasan Akses Keuangan, TPAKD Garut Masuk Nominasi Terbaik Jawa-Bali

Tasikmalaya, Pewarta.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus mendorong perluasan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan sinergi Tim Percepatan…

DST · 1 jam lalu
Banjar

Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Banjar Bagikan Helm dan Gencarkan Edukasi Keselamatan di Jalan

KOTA BANJAR, pewarta.id – Tak sekadar menegur pelanggar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banjar menghadirkan pendekatan humanis dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya…

DST · 3 jam lalu
Garut

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan Fasilitas Rumah Sakit

GARUT, pewarta.id  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyiapkan pembangunan gedung Central Medical Unit (CMU) di…

DST · 3 jam lalu
Memuat berita selanjutnya…