BANDUNG, pewarta.id – Semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Buana Mekar Bandung melalui gelaran sosial Buana Mekar Day 2026. Mengusung tema “Mempererat Tali Persaudaraan Bersama Buana Mekar dalam Semangat Kemerdekaan”, kegiatan tersebut dipusatkan di kompleks PKBM Buana Mekar, Jalan Raya Laswi Nomor 56, Baleendah, Kabupaten Bandung, pada Sabtu 15 Agustus 2026.
Sejak pagi hari, masyarakat dan warga sekitar datang berbondong-bondong ke lokasi kegiatan. Antusiasme paling terasa di Klinik Pratama Buana Mekar Walagri, di mana warga antre untuk mendapatkan layanan berobat gratis. Panitia menyiapkan sekira 200 kupon layanan kesehatan gratis, jumlah yang meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 150 peserta. Peningkatan kapasitas ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran klinik telah dirasakan manfaatnya oleh warga sebagai fasilitas kesehatan pertama di lingkungan tersebut.
Selain layanan kesehatan, kegiatan pendukung lainnya turut memeriahkan Buana Mekar Day. Panitia menggelar bazar murah UMKM dan sembako murah, pakaian bekas layak pakai, serta aneka makanan dan minuman. Warga memanfaatkan kesempatan tebus murah sembako dengan harga sangat terjangkau.
Seorang warga bernama Ai Rasiah menuturkan bahwa dirinya menebus paket lengkap berisi beras, minyak, gula dan kecap dengan biaya hanya Rp60.000. Ia mengaku manfaatnya sangat terasa.
Tidak hanya bantuan pangan, pentas seni pelajar juga menjadi daya tarik tersendiri. Siswa-siswi PKBM menampilkan kreasi tari, nyanyi, hingga busana hasil karya praktik menjahit mereka. Penampilan tersebut menjadi wadah unjuk karya dan kreativitas siswa kepada publik.
Dalam sambutannya, Ketua RW 04 Baleendah, Uus Istiana Amd.Kep, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin. Uus Istiana menegaskan bahwa kerja sama antara RW 04 Baleendah dan PKBM Buana Mekar telah memberikan dampak signifikan dalam meringankan beban ekonomi warga melalui sektor kesehatan. Pihak Klinik Buana Mekar secara konsisten memberikan dispensasi biaya pengobatan bagi warga kurang mampu serta memberikan sumbangan rutin bagi pasien di lingkungan tersebut.
Selain kesehatan, sosialisasi mengenai pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C terus digalakkan untuk memastikan seluruh warga mendapatkan akses pendidikan yang layak. Pemanfaatan sarana olahraga seperti lapangan bulu tangkis dan voli juga telah digunakan untuk menyemarakkan peringatan HUT RI melalui berbagai perlombaan warga.
Usai acara utama, Ketua Yayasan bersama tamu undangan melakukan pengecekan langsung ke lokasi ruang belajar, ruang praktik busana, bengkel perkayuan, serta melaunching ruang tata boga sebagai fasilitas baru. Kegiatan ini melanjutkan kesuksesan kegiatan serupa yang telah digelar pada September 2025 silam.
Visi dan peran strategis PKBM Buana Mekar bagi kesejahteraan masyarakat ditegaskan langsung oleh Romo FX. Sigit Setyantoro, Pr, selaku Ketua Yayasan Buana Mekar. Ia menekankan komitmen yayasan dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendidikan dan pemberdayaan. Di tengah tantangan ekonomi saat ini, Romo Sigit mempertanyakan bagaimana cara mengisi kemerdekaan dengan sesuatu yang bermakna, terutama memajukan kesejahteraan di tengah segala keterbatasan.
Menurutnya, kehadiran Buana Mekar bukan sekadar institusi, melainkan ekosistem sosial yang adaptif terhadap kebutuhan riil masyarakat sekitar. Yayasan bersifat inklusif terhadap aspirasi lokal, termasuk izin penggunaan fasilitas untuk jadwal rutin bulu tangkis warga RW.
Prinsip utamanya adalah yayasan hadir untuk melayani masyarakat, sehingga penggunaan fasilitas publik sangat dimungkinkan selama ada komitmen bersama antara yayasan dan warga untuk merawat serta mengembangkan lingkungan secara gotong royong.
Senada dengan itu, Sr. Eni dos Santos, RSCJ, selaku Manager PKBM Buana Mekar menjelaskan bahwa Buana Mekar Day merupakan agenda tahun kedua yang dirancang untuk mempererat hubungan antara institusi pendidikan dan warga lokal. Fokus utama kegiatan ini adalah memamerkan keterampilan praktis siswa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
PKBM Buana Mekar mengintegrasikan empat pilar keterampilan vokasi dalam kurikulumnya, yakni tata boga, kecantikan, menjahit, dan komputer. Program ini diberikan kepada siswa reguler untuk mengasah keterampilan teknis dengan tujuan membekali siswa dengan skill agar siap terjun ke dunia kerja setelah lulus.
Dampak layanan kesehatan gratis juga dirasakan langsung oleh Dodo, warga Baleendah berusia 56 tahun yang datang dengan keluhan diare. Ia mendapatkan pemeriksaan dari dokter dan obat-obatan tanpa dipungut biaya sepeser pun. Bapak Dodo secara eksplisit menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para petugas dan dokter praktik dr. Khrisna Lauzuari atas pelayanan yang diberikan. Status biaya gratis atau nol rupiah tersebut menjadi bukti komitmen Buana Walagri dalam menjaga akses kesehatan yang terjangkau.
Melalui Buana Mekar Day 2026, PKBM Buana Mekar berhasil menjadi wadah integrasi antara pendidikan vokasi dan aksi sosial. Kegiatan ini tidak hanya mempersiapkan siswa untuk masa depan karier mereka, tetapi juga memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi komunitas Baleendah melalui bantuan pangan dan kesehatan.***











