GARUT, pewarta.id β Upaya membangun karakter generasi muda berbasis nilai keagamaan terus diperkuat di Kabupaten Garut. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan komitmennya dalam mendorong pembinaan pemuda melalui kegiatan keislaman yang progresif dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jawa Barat di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Senin (10/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Garut resmi ditunjuk sebagai tuan rumah dua agenda strategis tingkat Jawa Barat, yakni Gebyar Ustadz Ustadzah Nusantara (GUNTARA) dan Gerakan Masjid Sakinah (GEMAS). Kedua program ini dinilai menjadi ruang penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak.
Bupati Garut menilai, kegiatan berbasis masjid seperti ini mampu menjadi wadah positif bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memperkuat nilai spiritual.
βIni bukan sekadar kompetisi, tapi proses pembinaan. Kita ingin anak-anak muda Garut tumbuh dengan karakter kuat, punya pemahaman agama yang baik, dan berakhlak mulia,β ujarnya.
Ia menekankan, peran masjid harus terus dihidupkan sebagai pusat aktivitas generasi muda, bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang edukasi, kreativitas, dan pembentukan moral.
Menurutnya, investasi terbesar daerah terletak pada kualitas generasi mudanya. Oleh karena itu, kegiatan seperti GUNTARA dan GEMAS diharapkan mampu mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Jawa Barat, Oleh Soleh, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Garut dalam menyukseskan agenda tersebut.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan melibatkan peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, dengan fokus pada pembinaan anak-anak usia dini sebagai fondasi awal pembentukan karakter.
βIni gerakan bersama untuk menyiapkan generasi muda yang berakhlakul karimah sejak usia dini. Garut menjadi titik penting dalam gerakan ini,β jelasnya.
Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 25 Agustus 2026 di Pendopo Garut, yang akan menjadi ajang konsolidasi sekaligus perayaan semangat kepemudaan berbasis nilai keislaman.
BKPRMI pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama membangun masa depan generasi muda yang berintegritas.
βIni bukan hanya kegiatan seremonial, tapi gerakan membangun masa depan generasi penerus bangsa,β pungkasnya.(Slamet Timur).











