TASIKMALAYA, pewarta.id – kembali menghadirkan momen istimewa dengan dibukanya Tasik Wedding Festival (TWF) 10.1 di Plaza Asia, Jumat (7/8/2026). Festival yang berlangsung hingga 9 Agustus ini menjadi ajang terbesar di Priangan Timur bagi calon pengantin untuk menemukan inspirasi pesta pernikahan impian.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa industri pernikahan bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan dan kreativitas.
“Industri pernikahan tetap cerah dan mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif di kota kita,” ujarnya saat membuka acara.
Inspirasi Lengkap untuk Pesta Impian
Tahun ini, TWF menghadirkan 24 vendor pilihan yang mengisi 21 booth pameran. Dari dekorasi, busana, fotografi, hingga paket pernikahan lengkap, semua tersedia untuk membantu calon pengantin mewujudkan konsep pernikahan sesuai impian mereka.
Ketua Pelaksana, yang juga CEO Taravty Project Olivia Darmawan, menekankan bahwa kualitas vendor tetap menjadi prioritas.
“Target Rp10 miliar realistis dengan jumlah vendor yang ada. Tahun ini lebih ramping, tapi tetap berkualitas,” katanya.
Lebih dari Sekadar Pameran
Tasik Wedding Festival bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga ruang inspirasi. Calon pengantin dapat melihat langsung tren terbaru, berinteraksi dengan vendor, dan mendapatkan ide segar untuk pesta pernikahan yang personal dan berkesan.
Olivia menambahkan, festival ini menjadi bukti konsistensi pelaku usaha wedding Tasikmalaya yang telah lebih dari satu dekade memperkenalkan layanan mereka kepada masyarakat.
“Jangan lewatkan kesempatan ini! Datanglah ke Plaza Asia Tasikmalaya, 7 sampai 9 Agustus, dan temukan vendor terbaik untuk pernikahan Anda. Dari dekorasi, busana, hingga paket lengkap, semua ada di Tasik Wedding Festival 10.1,” ujar Olivia.
Salah satu Vendor kuliner Mayang Cetring, yang sudah tiga kali ikut serta dalam TWF, Miskam, Marketing Mayang Cetring mengaku semakin kepincut dengan festival ini, pasalnya selain dari pertama mengikuti hingga saat ini, konsumen kami meningkat dan boking untuk pesta juga meningkat.
“Kami sangat berterima kasih bisa ekspansi ke Tasik. Tahun ke-3 ini acaranya lebih bagus, audiens lebih banyak, dan traffic booth meningkat. Menu bestseller kami seperti sapi lada hitam, udang goreng tepung saus asam manis, dan salad buah selalu jadi favorit pengunjung Tasik,” ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan di TWF membuka peluang baru.
“Alhamdulillah, dari festival tahun lalu kami bisa menangani banyak acara pernikahan di berbagai venue di Tasik. Harapannya ke depan lebih banyak vendor bisa bergabung, sehingga acaranya makin beragam dan menarik,” kata Miskam.
Tasik Wedding Festival 10.1 dihari pertama ditutup dengan 70 transaksi dengan total 1.5 milyar.***











