PERKUAT EKOSISTEM KEUANGAN, PETANI KENTANG GARUT SIAP NAIK KELAS

Image of Img 20260807 wa0089

Garut, pewarta.id – Upaya memperluas akses keuangan bagi petani kentang di Garut kini memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut menggulirkan strategi ekosistem pembiayaan terintegrasi yang tidak hanya membuka pintu modal, tetapi juga menghadirkan jaminan, perlindungan, dan kepastian pasar bagi pelaku agribisnis.

 

Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Akses Keuangan untuk Komoditas Unggulan Kentang di Taman Teknologi Pertanian, Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Rabu (5/8). Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, lembaga keuangan, koperasi, offtaker, kelompok tani, hingga perusahaan penjaminan dalam satu meja kolaborasi.

 

Dari Modal ke Pasar: Rantai Nilai Terintegrasi

Baca Juga :  Agun Gunanjar , 10 Tahun Kedepan Pangandaran Menjadi Daya Tarik Go Internasional.

FGD tidak sekadar membahas pembiayaan, tetapi juga memetakan kebutuhan petani mulai dari akses kredit, penjaminan risiko, hingga asuransi pertanian. Skema yang dirancang bertujuan menghubungkan seluruh pelaku dalam rantai nilai kentang agar usaha tani lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

 

Asisten Manajer OJK Tasikmalaya, Putu Arya Wirasetyanta, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor. β€œPetani harus memperoleh bukan hanya pembiayaan, tetapi juga perlindungan dan kepastian pasar. Ekosistem terintegrasi inilah yang akan memperkuat ketahanan pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” ujarnya.

 

Kentang Garut: Komoditas Strategis, Tantangan Nyata

Garut dikenal sebagai salah satu sentra hortikultura nasional dengan kentang sebagai komoditas andalan. Namun, keterbatasan akses pembiayaan formal, berakhirnya Program UPLAND, serta belum optimalnya integrasi rantai pasok masih menjadi hambatan utama.

Baca Juga :  Ayoo Ikutan…. Musabaqoh Tahfidz Tahfidz Matan Al-Fiyah Wal Imrithy

 

Rina dari Bagian Perekonomian Daerah menambahkan, β€œKolaborasi ini membuka peluang besar. Dengan dukungan lembaga keuangan dan offtaker, kami optimistis nilai tambah kentang Garut akan meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat.”

 

Komitmen Jangka Panjang

Melalui TPAKD, OJK dan Pemkab Garut berkomitmen menyusun rekomendasi strategis yang mencakup identifikasi masalah, pemetaan kebutuhan pembiayaan, hingga rencana tindak lanjut dalam program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED). Targetnya jelas: memperkuat ekosistem agribisnis kentang, memperluas akses keuangan, dan menjadikan Garut sebagai pusat pertanian berdaya saing nasional.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *