Dari Budaya ke Sepak Bola: Komunitas Cermin Tasikmalaya Gelar Diskusi dan Nobar Persib vs Persija

Image of Img 20260111 wa0000

Tasikmalaya, pewarta.id – Komunitas Cermin Tasikmalaya bekerja sama dengan Lembaga Seni Mahasiswa Islam (LSMI) HMI Cabang Tasikmalaya menggelar Diskusi Budaya yang dirangkaikan dengan Nonton Bareng (Nobar) laga klasik Persib Bandung kontra Persija Jakarta. Kegiatan ini akan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2025, bertempat di Buleud Gallery & Studio, Jalan Pemuda No. 1, Kota Tasikmalaya.

 

Acara ini digagas oleh Ketua Komunitas Cermin Tasikmalaya, Asmansyah Timutiah atau yang akrab disapa Kang Aconk, sebagai ruang refleksi kritis terhadap perkembangan sepak bola sekaligus sarana hiburan kolektif masyarakat.

 

“Sepak bola tidak pernah lahir dari ruang steril. Ia tumbuh dari gang sempit, lapangan kampung, dan ingatan masa kecil kita,” ujar Kang Aconk dalam undangannya. Ia menambahkan, kini sepak bola telah bertransformasi jauh melampaui permainan rakyat.

Baca Juga :  Diskusi Budaya Sepak Bola: Tantangan dan Peluang Sepak Bola di Tasikmalaya

 

Menurutnya, sepak bola saat ini tidak hanya dipahami sebagai olahraga, tetapi juga telah masuk dalam pusaran industri. “Sepak bola menjadi mahal, lapangan seperti pabrik, dan para pemain seolah barang dengan harga tertentu di etalase pasar modern,” ungkapnya.

 

Diskusi ini mengangkat tema “Sepak Bola Antara Permainan, Olahraga, dan Industri”, dengan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya H. Wahid, S.Pd selaku Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, Dr. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si Kepala Dinas Pora Budpar Kota Tasikmalaya, serta Tatang Pahat, budayawan Kota Tasikmalaya.

Baca Juga :  Inilah... 3 Hal Penting Di Tahun Politik 2024, Yang Bupati Selalu Ingatkan Pada ASN

 

Kepala Dinas Pora Budpar Kota Tasikmalaya, Dr. Deddy Mulyana, menilai diskusi ini penting untuk membuka kesadaran publik. “Sepak bola bukan hanya soal skor, tapi juga nilai, identitas, dan karakter bangsa yang harus terus dijaga,” katanya.

 

Acara yang dimulai pukul 13.30 WIB ini juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya oleh Amang Bolon, sebelum dilanjutkan dengan nobar pertandingan Persib vs Persija yang dikenal sebagai El Clasico Indonesia.

 

Melalui kegiatan ini, Komunitas Cermin Tasikmalaya mengajak masyarakat untuk hadir dengan semangat kebersamaan. “Mari datang dengan gembira, berdiskusi dengan kecerdasan, dan bersorak dengan kesadaran,” pungkas Kang Aconk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *