Rumah Sakit Jantung Tasikmalaya Tingkatkan Pelayanan, Penanganan Jantung Anak Kini Bisa Dilakukan di Daerah

Image of Gd 1

TASIKMALAYA, pewarta.id – Rumah Sakit Jantung Tasikmalaya atau JHC (Jantung Hasna Medika Care) terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit jantung anak dan dewasa. Kehadiran rumah sakit spesialis jantung ini menjadi solusi bagi warga Priangan Timur yang sebelumnya harus dirujuk ke Bandung atau Jakarta untuk mendapatkan layanan kesehatan jantung yang lebih lengkap.

Kepala Humas JHC Tasikmalaya, Febei Jauhari, mengatakan bahwa sejak mulai beroperasi pada tahun 2023, rumah sakit tersebut telah menjadi pusat layanan jantung terintegrasi di wilayah Priangan Timur dengan kekhususan pelayanan jantung mencapai sekitar 60 persen.

“Mulai dari pelayanan poliklinik jantung, pemasangan ring jantung, kateterisasi anak dan dewasa, hingga operasi jantung anak maupun dewasa saat ini sudah bisa ditangani secara tuntas di JHC Tasikmalaya,” ujar Febei.

Menurutnya, kehadiran layanan tersebut mampu mengurangi waktu tunggu pasien yang sebelumnya harus mendapatkan penanganan di rumah sakit rujukan di kota besar.

“Dengan dokter-dokter yang kami hadirkan dari Jakarta serta fasilitas yang memenuhi standar nasional, masyarakat kini bisa memperoleh layanan yang setara tanpa harus keluar daerah,” katanya.

Selain menjadi pusat layanan jantung, JHC Tasikmalaya juga terus mengembangkan berbagai layanan kesehatan lainnya. Saat ini rumah sakit tersebut telah menyediakan layanan bedah umum, neurologi, kandungan, saraf, paru-paru, rehabilitasi medis, THT, hingga bedah anak.

“Keinginan kami adalah menjadikan JHC sebagai rumah sakit pilihan, tidak hanya bagi masyarakat Tasikmalaya, tetapi juga seluruh warga Priangan Timur dan Jawa Barat,” tambahnya.

Baca Juga :  Penyaluran Bantuan Pangan Ciamis 2026: 796 Warga Terima Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter untuk Dua Bulan

Dalam upaya meningkatkan kualitas diagnosis dan pengobatan, JHC juga telah melengkapi fasilitas kesehatan dengan teknologi medis terbaru. Salah satunya adalah alat MRI 1,5 Tesla yang memungkinkan pemeriksaan lebih komprehensif terhadap berbagai penyakit.

Selain itu, rumah sakit tersebut kini telah membuka layanan diagnostik dan penanganan gangguan irama jantung atau aritmia. Dalam waktu dekat, JHC akan meluncurkan layanan ablasi serta pemasangan alat pacu jantung permanen bagi pasien dengan gangguan ritme jantung.

“Untuk layanan aritmia, saat ini kami menjadi yang pertama di Priangan Timur. Masyarakat yang mengalami gangguan debar jantung atau irama jantung tidak perlu lagi pergi ke luar kota karena sudah dapat ditangani di sini,” jelas Febei.

Image of Jhc

Fokus pada Penanganan Jantung Anak

Salah satu perhatian utama JHC Tasikmalaya adalah penanganan penyakit jantung bawaan pada anak. Melalui berbagai program sosial dan bakti kesehatan, rumah sakit ini telah membantu banyak anak mendapatkan akses pemeriksaan dan pengobatan secara gratis.

Febei menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan empat operasi jantung anak serta empat tindakan kateterisasi bagi pasien anak melalui program sosial. Selain itu, JHC juga menggelar pemeriksaan ekokardiografi gratis untuk mendeteksi penyakit jantung bawaan sejak dini.

“Kami sudah melakukan screening terhadap hampir 500 anak sejak awal berdiri. Program ini bertujuan agar penyakit jantung bawaan bisa diketahui lebih cepat sehingga penanganannya lebih optimal,” ujarnya.

Baca Juga :  HUT POLAIRUD KE-75, SAT POLAIRUD POLRES PANGANDARAN GELAR SYUKURAN DAN DOA UNTUK KORBAN BENCANA DI ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR

Menurutnya, kasus penyakit jantung bawaan pada anak di wilayah Priangan Timur masih cukup tinggi. Bahkan kebutuhan layanan spesialis jantung anak terus meningkat dari tahun ke tahun.

Saat ini JHC memiliki dokter spesialis kardiologi anak yang membuka praktik setiap akhir pekan. Tingginya kebutuhan layanan terlihat dari jumlah pasien yang terus memadati poli jantung anak.

“Setiap praktik, poli kardiologi anak bisa melayani sekitar 50 pasien dan selalu penuh. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan penanganan jantung anak di Priangan Timur cukup tinggi,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebagian anak memerlukan tindakan lanjutan seperti kateterisasi, sementara sebagian lainnya cukup mendapatkan terapi pengobatan dan pemantauan berkala.

Yang menggembirakan, seluruh layanan penanganan jantung anak, termasuk tindakan kateterisasi yang memenuhi indikasi medis, dapat ditanggung melalui program BPJS Kesehatan.

“Apabila memang diperlukan tindakan kateterisasi, pasien akan dijadwalkan untuk menjalani prosedur tersebut dan seluruhnya dapat di-cover BPJS, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait biaya,” pungkas Febei.

Dengan berbagai pengembangan layanan dan fasilitas yang terus dilakukan, JHC Tasikmalaya diharapkan mampu menjadi pusat rujukan kesehatan jantung modern di Priangan Timur sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan terjangkau.(ast)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *