CIAMIS, pewarta.id — Komunitas Gada Membaca kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian alam melalui kegiatan penanaman pohon yang digelar di bantaran Sungai Cimuntur, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Aksi ini tidak hanya bertujuan menghijaukan kembali kawasan sungai, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada akhir pekan tersebut, puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Winduraja terlihat antusias mengikuti rangkaian penanaman bibit pohon buah. Suasana penuh keceriaan tampak ketika para siswa, bersama anggota komunitas dan warga, menanam berbagai jenis bibit seperti durian, alpukat, kelapa, rambutan, hingga matoa.
Tak sekadar menanam, kegiatan ini juga disertai sesi edukasi lingkungan. Para siswa diberikan pemahaman mengenai teknik menanam pohon yang benar serta pentingnya menjaga kelestarian alam sejak usia dini. Sebelum turun langsung ke lokasi, mereka terlebih dahulu mendapatkan penjelasan dari anggota Komunitas Gada Membaca mengenai langkah-langkah penanaman yang tepat.
Kepala MI Winduraja, Hari Rais Alqori, menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya pembinaan karakter peduli lingkungan bagi para siswa.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa cinta alam sejak dini. Para siswa juga dibekali wawasan tentang tata cara menanam pohon agar mereka memahami prosesnya dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Komunitas Gada Membaca, Agus Munawar, menjelaskan bahwa bibit yang digunakan merupakan bantuan dari Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VII Ciamis serta Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kawali. Menurutnya, program ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas lingkungan sekitar, khususnya di bantaran Sungai Cimuntur.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali kawasan bantaran sungai. Harapannya, anak-anak ini kelak menjadi generasi yang sadar dan peduli terhadap lingkungan,” jelas Agus.
Ia menambahkan bahwa penghijauan di sepanjang Sungai Cimuntur diharapkan mampu memperbaiki kualitas ekosistem, mencegah erosi, dan meningkatkan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi, di akhir kegiatan para siswa mendapatkan susu gratis setelah mengikuti rangkaian penanaman pohon. Momen ini menjadi penutup yang manis sekaligus penyemangat bagi para siswa untuk terus terlibat dalam kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi alam.
Kegiatan penanaman pohon yang digagas Gada Membaca ini menjadi salah satu contoh sinergi antara komunitas, sekolah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Diharapkan, aksi serupa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk bergerak bersama dalam pelestarian alam.



![Kado terindah kemerdekaan tangis haru mak konasih janda tua di pamarican ciamis terima hadiah bedah rumah 768x432[1] Image of Kado terindah kemerdekaan tangis haru mak konasih janda tua di pamarican ciamis terima hadiah bedah rumah 768x432[1]](https://pewarta.id/wp-content/uploads/2026/08/Kado-Terindah-Kemerdekaan-Tangis-Haru-Mak-Konasih-Janda-Tua-di-Pamarican-Ciamis-Terima-Hadiah-Bedah-Rumah-768x4321-1-200x112.jpg)







