15 Tahun Bermasalah, Drainase Jalan Mochammad Hatta Akhirnya Diperbaiki dengan Intervensi Kementerian PUPR

Image of 20260706 133547

Kota Tasikmalaya, pewarta.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan komitmennya dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda kawasan Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes. Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi, turun langsung memantau pekerjaan perbaikan drainase di Jalan Mochammad Hatta, jalur nasional yang selama lebih dari 15 tahun mengalami masalah genangan air setiap musim hujan.

Image of 20260706 134700

Walikota Viman menekankan bahwa penanganan banjir menjadi prioritas pemerintah kota. Genangan yang terjadi setiap hujan deras telah mengganggu aktivitas warga dan menurunkan kualitas lingkungan, sehingga langkah konkret harus segera dilakukan.

 

Dalam keterangannya, Viman menyebutkan bahwa rekayasa drainase yang dilakukan Kementerian PUPR akan menjadi solusi utama. “Alhamdulillah, dengan intervensi PUPR, saluran air kini direkayasa ulang agar banjir tidak lagi terjadi,” ujarnya.

 

Jalan Mochammad Hatta sebagai jalur nasional selama lebih dari 15 tahun tidak pernah dilakukan rekayasa ulang. Kondisi ini membuat kawasan Kalangsari menjadi titik rawan banjir setiap musim hujan, sehingga perbaikan drainase menjadi kebutuhan mendesak.

 

Perbaikan drainase tidak hanya dilakukan di badan jalan, tetapi juga menyambung ke saluran pembuangan menuju Sungai Cilose. Pipa lama berdiameter 8 inchi diganti dengan ukuran lebih besar agar aliran air lebih lancar dan tidak menimbulkan hambatan.

Baca Juga :  EXPO SEKOLAH YOS SUDARSO. AJAKAN MENGGAPAI MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

 

“Crossing pembuangan ke Cilose akan diperbaiki sehingga kapasitas saluran lebih memadai,” jelas Viman. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko genangan di kawasan Kalangsari dan sekitarnya.

 

Selain infrastruktur, Walikota menyoroti masalah sampah yang menumpuk di saluran air. Ia menemukan adanya pembuangan sampah sembarangan, bahkan dari luar warga setempat, yang memperparah kondisi saluran.

 

Viman meminta RT, RW, lurah, camat, serta Dinas Lingkungan Hidup untuk segera membersihkan dan menjaga agar saluran tetap berfungsi. “Sampah adalah masalah bersama. Jika saluran tersumbat, banjir akan kembali terjadi,” tegasnya.

 

Penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan satu dinas. Viman menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk masyarakat, agar saluran tetap bersih dan berfungsi optimal sepanjang waktu.

 

Ke depan, penanganan sampah akan didistribusikan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Pola ini meniru sistem yang sudah berjalan di kota besar seperti Medan, Surabaya, dan Makassar, sehingga pengawasan bisa lebih efektif.

Baca Juga :  4 Kegagalan Walikota Yusuf. Ini Pesan Murjani Untuk PJ Walikota Baru

 

Upaya perbaikan drainase dan penanganan sampah ini menjadi bagian dari program Tasik Nyaman, yang menekankan kenyamanan warga melalui penanganan banjir, sampah, dan ketahanan air. Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen agar kawasan Kalangsari terbebas dari genangan.

 

Meski fokus utama adalah banjir, Walikota juga menyinggung kesiapan menghadapi kemarau panjang. Pemerintah memastikan suplai air tetap tersedia melalui SPAM dan irigasi pertanian agar warga tidak kekurangan air.

 

“SPAM yang sudah dibangun kini diuji kelayakannya. Kita pastikan berfungsi dengan baik agar sawah tetap produktif,” kata Viman. Hal ini menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan di Tasikmalaya.

 

Dengan koordinasi BBWS, suplai irigasi yang sebelumnya hanya 4 hari per minggu kini meningkat menjadi penuh setiap hari. Langkah ini menjaga produktivitas pertanian dan memastikan sawah tetap terairi dengan baik.

 

Viman menegaskan bahwa keberpihakan anggaran pemerintah kota akan terus diarahkan pada penanganan bencana, pembangunan SPAM, serta rekayasa saluran irigasi. “Bencana adalah prioritas, sehingga anggaran diarahkan untuk memastikan masyarakat aman dari banjir maupun kekeringan,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *