Sabtu, 24 Oktober 2026
agama

Lintas Provinsi, Dua Pengusaha Bersatu Bangun Masjid Impian Warga Pangandaran

Image of Img 20261023 wa0021

PANGANDARAN, pewarta.id — Kepedulian yang melintasi batas geografis mewujud menjadi kebahagiaan bagi masyarakat Kampung Anggaraksan, Blok Kedung Oyong, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Pada Jumat (23/10/2026), warga setempat akhirnya menyaksikan peresmian Masjid Al Gandara Al Furqan, rumah ibadah yang diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang kebersamaan masyarakat.

 

Peresmian masjid tersebut menjadi momen penuh haru bagi warga yang telah lama mendambakan fasilitas ibadah yang layak dan representatif. Berdirinya masjid ini tidak lepas dari kepedulian dua pengusaha, H. Abdul Malik, pemilik PT Medialink Global Mandiri (GLOBALLINK) asal Makassar, Sulawesi Selatan, dan H. Cahya Gandara, pemilik Gandara Group37 dari Jawa Barat.

 

Kolaborasi keduanya menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak dibatasi oleh jarak maupun asal daerah. Semangat berbagi yang mempertemukan dua pengusaha dari wilayah berbeda itu kini meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Pangandaran.

 

Prosesi pemotongan pita oleh H. Abdul Malik bersama H. Cahya Gandara menandai diresmikannya Masjid Al Gandara Al Furqan untuk menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Desa Maruyungsari.

 

Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah

 

Bagi H. Abdul Malik, pembangunan masjid tersebut bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan juga menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat kehidupan keagamaan dan kebersamaan warga.

 

“Alhamdulillah, kami bisa berbagi kebaikan kepada masyarakat Pangandaran. Semoga bantuan ini tidak hanya bermanfaat, tetapi juga mampu meningkatkan syiar Islam di tanah Pangandaran ini,” ujar H. Abdul Malik.

 

Ia berharap keberadaan masjid tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain digunakan untuk menunaikan ibadah, Masjid Al Gandara Al Furqan diharapkan menjadi tempat pembinaan umat, penyelenggaraan kegiatan keagamaan, serta ruang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.

 

H. Abdul Malik juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Desa Maruyungsari terus berkembang, semakin sejahtera, dan mampu menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

“Semoga ke depan masyarakat Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, dapat berkembang pesat dan tumbuh menjadi salah satu pusat peradaban Islam. Semoga masyarakatnya makin sejahtera, makmur, serta senantiasa hidup rukun dan saling membantu satu sama lain,” tuturnya.

 

Gandara Group37 Dorong Keberlanjutan Kepedulian Sosial

 

Sementara itu, H. Cahya Gandara menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan komitmen yang perlu terus dijaga. Menurutnya, kolaborasi dalam pembangunan fasilitas ibadah menjadi salah satu bentuk kontribusi sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang.

 

“Gandara Group37 memiliki komitmen yang teguh untuk terus berbagi kebahagiaan dan kebaikan kepada masyarakat luas, baik melalui pembangunan fasilitas ibadah yang representatif maupun kegiatan sosial lainnya,” kata H. Cahya Gandara.

 

Kerja sama kedua pengusaha tersebut menjadi contoh bagaimana peran dunia usaha dapat diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan fasilitas keagamaan dan kegiatan sosial.

 

Peresmian Masjid Diiringi Bakti Sosial

 

Kebahagiaan warga dalam peresmian Masjid Al Gandara Al Furqan semakin terasa dengan digelarnya kegiatan bakti sosial. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu di lingkungan sekitar masjid.

 

Kegiatan ini melengkapi rangkaian peresmian dengan kepedulian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kehadiran bantuan sembako diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat berbagi dan gotong royong.

 

Bagi masyarakat Desa Maruyungsari, berdirinya Masjid Al Gandara Al Furqan diharapkan menjadi awal dari tumbuhnya berbagai kegiatan positif yang memperkuat kehidupan spiritual dan sosial.

 

Masjid tersebut kini menjadi simbol kolaborasi dan kepedulian dua pengusaha lintas provinsi. Lebih dari kemegahan bangunannya, nilai terpenting yang diharapkan tumbuh adalah manfaat berkelanjutan bagi masyarakat—melalui ibadah, pendidikan keagamaan, silaturahmi, dan semangat saling membantu.

 

Dari Makassar hingga Pangandaran, kolaborasi ini membawa satu pesan sederhana: kebaikan akan semakin bermakna ketika diwujudkan dalam tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan bersama.***

 

DST

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Memuat berita selanjutnya…