PANGANDARAN, pewarta.id – Ratusan kilometer jarak dan Samudra Sunda yang memisahkan Lampung dan Jawa Barat ternyata tak mampu membatasi langkah kemanusiaan. H. Nuryadin, pengusaha asal Lampung sekaligus pemilik UD Siraja Besi Tua, menembus batas wilayah demi satu tujuan: berbagi kebahagiaan dengan masyarakat pelosok Pangandaran.

Perjalanan Kemanusiaan yang Menyatu dengan Spiritualitas
Dalam kondisi ekonomi masyarakat yang penuh tantangan, H. Nuryadin hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan ruang ibadah baru. Rangkaian aksi sosial ini berlangsung selama dua hari, berbarengan dengan peresmian masjid di empat titik berbeda di Kabupaten Pangandaran.

– Jumat (23/10/2026): Dusun Sindangratu Desa Karangpawitan dan Kampung Anggaraksan Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang.
– Sabtu (24/10/2026): Dusun Cibuluh II Desa Cibuluh dan Dusun Sindangkasih Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang.
Di setiap lokasi, pembagian sembako berpadu dengan peresmian masjid, menjadikan momentum ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan juga penguatan spiritual.
Menembus Jalan Terjal Demi Menyapa Warga
Perjalanan menuju pelosok Pangandaran bukan tanpa rintangan. Tim kemanusiaan harus melewati jalan sempit, berliku, dan berbukit. Namun, semangat untuk hadir langsung di tengah warga membuat setiap langkah terasa ringan. Di Dusun Sindangkasih, misalnya, medan ekstrem justru menjadi saksi ketulusan rombongan dalam menyampaikan bantuan.
Wajah Bahagia dan Doa yang Membumbung
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh warga. Senyum, pelukan, dan doa menjadi balasan tulus atas paket sembako yang dibagikan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Semoga kebaikan para dermawan dibalas Allah SWT dengan pahala berlipat ganda,” ungkap seorang warga dengan mata berkaca-kaca.
Komitmen Berbagi Tanpa Batas
H. Nuryadin mengaku perjalanan ini menjadi pengalaman spiritual yang mendalam.
“Bisa berbagi langsung dengan masyarakat pelosok memberi rasa syukur luar biasa. Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban dapur warga,” ujarnya penuh haru.
Sementara itu, H. Cahya Gandara, Owner Gandara Group37, menegaskan bahwa aksi sosial ini adalah agenda rutin bulanan.
“Alhamdulillah, bulan ini kami bisa berkolaborasi dengan UD Siraja Besi Tua Lampung. Sinergi kebaikan ini semoga terus berlanjut agar lebih banyak masyarakat yang terbantu,” katanya.
Solidaritas yang Menembus Batas
Kisah ini bukan sekadar tentang angka 3.700 paket sembako, melainkan tentang silaturahmi lintas daerah yang mempertemukan Lampung dan Pangandaran dalam satu semangat: berbagi, berempati, dan memperkuat ikatan sosial serta spiritual masyarakat.






