HUT ke-81 PMI Kota Tasikmalaya: Blood Jek Jadi Inovasi Menjaga Kualitas Darah

DST

Image of Img 20260917 wa0064(1)

Tasikmalaya, pewarta.id  – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tasikmalaya dikemas dengan nuansa inovasi. Bertempat di Aula Bappelitbangda Kompleks Bale Kota Tasikmalaya, PMI menghadirkan program donor darah massal yang dipadukan dengan edukasi psikologi karakter golongan darah, kesehatan mental, hingga literasi perlindungan konsumen bersama Bank Indonesia.

Namun sorotan utama peringatan kali ini adalah hadirnya Blood Jek, layanan antar khusus yang memastikan kualitas darah tetap terjaga melalui sistem rantai dingin (cold chain).

Ketua PMI Kota Tasikmalaya, Rahmat Kurnia, menegaskan bahwa Blood Jek menjadi jawaban atas tantangan distribusi darah yang cepat dan aman. “Darah merupakan komoditas medis yang sangat sensitif. Dengan Blood Jek, kualitas darah tetap steril dan terjaga suhu dinginnya hingga tiba di rumah sakit,” ujarnya, Rabu (16/9/2026).

Menjawab Tantangan Pasokan Darah Harian

Kebutuhan darah di Kota Tasikmalaya mencapai 2.800 labu per bulan, atau sekitar 70–80 labu per hari. Dari jumlah tersebut, UTD PMI Kota Tasikmalaya menyumbang sekitar 1.100 labu per bulan. Tingginya kebutuhan ini menuntut distribusi yang presisi dan cepat.

Blood Jek hadir sebagai inovasi strategis untuk memastikan setiap labu darah yang dikirim tetap dalam kondisi terbaik. Petugas khusus mengawal cool box berstandar medis selama perjalanan dari laboratorium PMI menuju ruang perawatan pasien.

Edukasi Karakter Golongan Darah

Selain inovasi distribusi, PMI juga memperkuat jejaring pendonor sukarela melalui edukasi karakter golongan darah. Sebanyak 150 perwakilan dari instansi Pemkot, TNI/Polri, sektor swasta, hingga koordinator Keluarga Donor Darah (KDD) mengikuti sesi edukasi ini.

Rahmat Kurnia menjelaskan, “Edukasi karakter golongan darah bukan hanya menyegarkan motivasi pendonor rutin, tetapi juga menarik minat pendonor baru. Bahkan, pemahaman ini bisa mendukung efektivitas pembagian kerja dalam organisasi.”

Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Darah

Dengan kombinasi inovasi Blood Jek dan edukasi karakter golongan darah, PMI Kota Tasikmalaya berharap mampu menjawab tantangan pasokan darah harian sekaligus membangun budaya donor darah sebagai gaya hidup sehat dan sarana self-healing.(AKA)

Also Read

Bagikan:

[addtoany]

DST

Tinggalkan komentar