Tepang Juragan Priangan Timur 2024: Sinergi Pemerintah, Bank Indonesia, dan Pelaku Usaha Dorong Investasi dan Perdagangan

Tepang Juragan Bank BI bersama pemerintah se Priangan Timur

Tasikmalaya-PEWARTA.id- Pemerintah se-Priangan Timur bersama Bank Indonesia dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Tasikmalaya menggelar acara Tepang Juragan Priangan Timur 2024 di Hotel Santika Tasikmalaya, Selasa (15/10/2024).

Acara yang mengusung tema “Sinergi dan Inovasi Kebijakan Dalam Mendorong Investasi dan Perdagangan di Provinsi Jawa Barat” ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan daya saing potensi daerah.

Pada acara tersebut, hadir sejumlah tokoh penting, termasuk PJ Walikota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah, Wali Kota Banjar Ida Wahida Hidayati, Pjs Bupati Tasikmalaya Yedi Rahmat, serta perwakilan dari Bank Indonesia dan Kadin Priangan Timur.

Hadir pula Atase Perdagangan RI di Malaysia, Azizah Rahmaniar Salam, dan investor potensial dari Qatar serta Malaysia.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muslimin Anwar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa meski perekonomian global dan nasional sedang mengalami perbaikan, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tetap solid.

Baca Juga :  Belum Terbitnya SK Kepengurusan Baru Kota Tasikmalaya. Nasib Cabor Terancam Tak Ikut Porprov 2026

“Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tahun 2024 diproyeksikan berada di kisaran 4,6% – 5,4%, didukung oleh konsumsi yang terjaga dan investasi yang tinggi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa inflasi pada tahun 2024 diperkirakan akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, namun masih dalam batas target, yaitu 2,5 ± 1%.

Muslimin menekankan bahwa Bank Indonesia terus berinovasi dalam mendorong investasi dan perdagangan melalui program-program pengembangan UMKM, ekonomi, dan keuangan syariah.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan sinergi guna menciptakan peluang investasi baru yang berdampak positif bagi perekonomian Jawa Barat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Apel Gelar Pasukan Pengamanan Malam Tahun Baru Di Taman Kota Tasikmalaya

Selama dua hari penyelenggaraan, 14-15 Oktober 2024, total potensi investasi yang ditawarkan di Priangan Timur mencapai Rp733 miliar dari 14 proyek.

Selain itu, produk UMKM seperti fashion, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan turut dipromosikan kepada calon investor dan potential buyer.

Para investor menyampaikan bahwa tiga hal penting yang menarik minat mereka adalah proyek yang rendah risiko dengan pengembalian modal cepat, proyek dengan potensi pertumbuhan stabil, serta proyek jangka panjang yang memberikan keuntungan berkelanjutan.

Acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder dalam mendorong investasi dan perdagangan, serta memperkuat perekonomian daerah di Priangan Timur.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *