TASIKMALAYA, pewarta.id – Identitas pria yang sebelumnya ditemukan tak bernyawa di depan sebuah toko, kawasan Pasar Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya terungkap.
Korban diketahui bernama Faisal alias Sendi, pria berusia sekitar 40 tahun yang diketahui berasal dari Purwakarta. Korban disebut pernah menikah dengan warga Tasikmalaya dan memiliki tiga orang anak.
Dalam kesehariannya, Faisal diketahui beraktivitas sebagai pengamen di sejumlah wilayah di Tasikmalaya.
Identitas korban terungkap setelah seorang pria bernama Atep (33) Warga Sambong Kota Tasikmalaya, yang merupakan mantan adik ipar korban, mengetahui informasi penemuan jenazah tersebut melalui siaran langsung atau live TikTok.
Atep kemudian mendatangi Rumah Sakit Umum Tasikmalaya untuk memastikan apakah pria yang ditemukan tersebut merupakan Faisal yang selama ini dikenalnya.
Setibanya di rumah sakit, Atep melihat langsung korban. Ia kemudian mengenali Faisal salah satunya berdasarkan pakaian yang dikenakan korban.
Menurut Atep, pakaian tersebut sama dengan pakaian yang dikenakan Faisal sehari sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Dari live TikTok saya tahu ada kejadian itu. Kemudian saya datang ke rumah sakit untuk memastikan. Ternyata pakaian yang dikenakan korban sama dengan pakaian yang dipakai sehari sebelumnya,” ujar Atep, Kamis (24/9/2026).
Atep mengaku semakin yakin bahwa korban merupakan Faisal karena sehari sebelum kejadian, korban sempat menginap di rumahnya.
Kedekatan tersebut membuat Atep mengenali pakaian maupun ciri-ciri korban ketika melihat jenazah di rumah sakit.
Polisi Masih Dalami Kematian Korban
Sebelumnya, Faisal ditemukan dalam posisi telungkup di depan sebuah toko di kawasan Pasar Ciawi. Warga yang mengetahui keberadaan korban sempat mengira korban sedang tidur.
Pemilik toko, Farid, mengatakan keberadaan sejumlah anak punk yang tidur di sekitar lokasi memang sudah sering terlihat. Karena itu, saat pertama kali ditemukan, korban sempat dikira sedang beristirahat.
Namun, ketika dibangunkan, korban tidak memberikan respons.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan kepada kepolisian.
Kapolsek Ciawi Polres Tasikmalaya Kota, AKP Endang Wijaya, S.Sos., mengatakan korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.
Saat pertama kali ditemukan, korban tidak membawa kartu identitas maupun dokumen lainnya sehingga identitasnya sempat belum diketahui.
Dari pemeriksaan awal, polisi juga menemukan adanya luka pada bagian kepala dan beberapa bagian tubuh korban.
Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian Faisal serta mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan.
Tiga Orang Diamankan
Dalam proses penyelidikan, polisi sebelumnya telah mengamankan tiga orang yang diduga berada dalam kelompok yang sama dengan korban untuk dimintai keterangan.
Dari tiga orang tersebut, polisi masih mendalami keterkaitan dua orang yang diduga memiliki hubungan dengan peristiwa kematian Faisal.
Pemeriksaan terhadap mereka dilakukan untuk mengetahui keberadaan, aktivitas, serta hubungan masing-masing dengan korban sebelum korban ditemukan tak bernyawa.
Meski demikian, hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman dan belum menyampaikan secara resmi penetapan tersangka maupun motif dalam kasus tersebut.
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bahan bukti untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian.
Keluarga Mulai Mendapat Kepastian
Terungkapnya identitas Faisal menjadi titik terang bagi pihak keluarga yang sebelumnya belum mengetahui keberadaannya.
Informasi mengenai korban yang selama ini belum diketahui identitasnya akhirnya dapat dipastikan setelah Atep mendatangi rumah sakit dan melakukan pengecekan secara langsung.
Faisal diketahui pernah menjalani kehidupan rumah tangga di Tasikmalaya dan memiliki tiga orang anak. Dalam kesehariannya, ia mencari penghasilan dengan mengamen di wilayah Tasikmalaya.
Sementara itu, penyelidikan kepolisian masih terus berjalan. Polisi masih berupaya mengungkap apa yang sebenarnya terjadi sebelum Faisal ditemukan tak bernyawa di kawasan Pasar Ciawi, termasuk memastikan penyebab kematian, motif, serta pihak-pihak yang kemungkinan terlibat dalam peristiwa tersebut.
Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani jajaran Polres Tasikmalaya Kota.(Ovi Taufik)



