CIAMIS, pewarta.id — Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis. Di Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, sedikitnya dua dusun mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sehingga membutuhkan pasokan dari pemerintah daerah.
Dua wilayah yang terdampak yakni Dusun Antralina dan Dusun Nanggela Kidul. Kondisi tersebut membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis bersama instansi terkait meningkatkan penyaluran air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Hari ini Kamis 24 September 2026, BPBD Ciamis menyalurkan bantuan air bersih ke Dusun Nanggela Kidul, Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti.
Petugas BPBD Ciamis, Rendi, mengatakan penyaluran dilakukan sebagai respons terhadap kondisi warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.
“Hari ini BPBD melaksanakan penyaluran air bersih di Dusun Nanggela Kidul, Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti. Bantuan ini untuk warga yang terdampak kekeringan,” ujar Rendi.
Menurutnya, penyaluran tersebut diperuntukkan bagi 125 kepala keluarga dengan total 274 jiwa yang berada di wilayah terdampak.
Rendi mengatakan bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga selama kondisi sumber air belum kembali normal.
“Semoga penyaluran hari ini menjadi kebaikan untuk semuanya dan dapat membantu masyarakat,” katanya.
Dua Dusun Mulai Kesulitan Air
Kekeringan yang terjadi di Desa Sumberjaya tidak hanya dirasakan oleh warga Dusun Nanggela Kidul. Kondisi serupa juga terjadi di Dusun Antralina.
Dua wilayah tersebut menjadi titik yang mengalami krisis ketersediaan air bersih selama musim kemarau.
Kondisi ini membuat kebutuhan air bersih warga harus mendapatkan perhatian pemerintah, terutama untuk kebutuhan dasar seperti minum, memasak, mandi dan keperluan rumah tangga lainnya.
Pemerintah Desa Sumberjaya pun menyambut baik langkah BPBD Ciamis yang turun langsung mendistribusikan air kepada masyarakat.
Kepala Desa Sumberjaya, H. Haris Iwan Gunawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui BPBD yang telah membantu warga terdampak kekeringan.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Sumberjaya mengucapkan hatur nuhun kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui BPBD Ciamis yang telah membantu penyaluran air bersih, khususnya untuk warga di Dusun Nanggela Kidul yang terdampak musim kemarau,” ujar Haris.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air.
Penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah cepat pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama musim kemarau.
BPBD Terus Pantau Wilayah Terdampak
Kondisi kekeringan dan keterbatasan air bersih menjadi perhatian pemerintah daerah seiring berlangsungnya musim kemarau.
BPBD Ciamis bersama pemerintah kecamatan dan desa terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Distribusi air dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan.
Dengan adanya penyaluran tersebut, warga di wilayah terdampak diharapkan tetap dapat memenuhi kebutuhan air bersih sambil menunggu kondisi sumber air kembali mencukupi.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan melaporkan apabila terjadi kondisi kekurangan air bersih yang semakin meluas.
Krisis air bersih di Sumberjaya menjadi gambaran nyata dampak musim kemarau terhadap kehidupan masyarakat. Bagi warga di Dusun Antralina dan Nanggela Kidul, datangnya pasokan air bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi kebutuhan penting untuk mempertahankan aktivitas sehari-hari di tengah terbatasnya sumber air.***


