Berkat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi, Priangan Timur Raih 4 Penghargaan Nasional

DST

Image of Img 20260925 wa0073

Tasikmalaya, pewarta.id – Wilayah Priangan Timur kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Empat penghargaan berhasil diraih oleh daerah-daerah di bawah koordinasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tasikmalaya pada ajang TPID Awards 2026 dan Championship TP2DD 2026, yang diumumkan dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), 24-26 September 2026.

 

Keberhasilan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta mempercepat digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah di wilayah Priangan Timur.

 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari, menyampaikan bahwa penghargaan yang diraih menjadi bukti nyata efektivitas kolaborasi berbagai pihak dalam mengendalikan inflasi dan mendorong transformasi digital yang berdampak langsung kepada masyarakat.

 

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemerintah daerah, TPID, TP2DD, serta berbagai pemangku kepentingan di Priangan Timur. Ini menunjukkan bahwa sinergi yang kuat mampu menghasilkan capaian yang membanggakan di tingkat nasional,” ujar Laura.

 

Adapun penghargaan yang berhasil diraih yakni Kota Tasikmalaya sebagai Terbaik I TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik Kawasan Jawa-Bali 2026, Kabupaten Tasikmalaya sebagai Terbaik I TPID Kabupaten/Kota Berprestasi Kawasan Jawa-Bali 2026, serta Kabupaten Pangandaran yang meraih Terbaik III TPID Kabupaten/Kota Berprestasi Kawasan Jawa-Bali 2026.

 

Sementara pada ajang Championship TP2DD 2026, Kabupaten Ciamis berhasil meraih penghargaan Terbaik III Tingkat Kabupaten Wilayah Jawa-Bali.

 

Menurut Laura, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan daerah melalui penguatan ketahanan pangan, pemantauan harga secara berkala, peningkatan kerja sama antardaerah, serta berbagai program pengendalian inflasi yang dijalankan secara konsisten.

 

Keberhasilan tersebut juga tercermin pada perkembangan inflasi daerah. Pada Agustus 2026, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional tercatat sebesar 3,19 persen (year on year/yoy), sementara inflasi Kota Tasikmalaya berada pada level 3,00 persen (yoy) atau lebih rendah dibandingkan nasional.

 

“Kondisi ini menunjukkan bahwa koordinasi pengendalian inflasi di daerah berjalan baik sehingga stabilitas harga dapat tetap terjaga dan daya beli masyarakat tetap terlindungi,” kata Laura.

 

Selain pengendalian inflasi, digitalisasi menjadi salah satu fokus utama yang terus diperkuat di Priangan Timur. Berbagai program perluasan penggunaan QRIS, elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, digitalisasi pembayaran sektor UMKM, hingga pengembangan ekosistem ekonomi digital terus didorong oleh Bank Indonesia bersama pemerintah daerah.

Laura menjelaskan bahwa transformasi digital menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sistem ekonomi yang lebih efisien, inklusif, dan berdaya saing.

 

“Kami terus mendorong perluasan penggunaan QRIS serta elektronifikasi transaksi daerah. Digitalisasi bukan hanya mempermudah transaksi, tetapi juga meningkatkan efisiensi, transparansi, dan memperluas akses ekonomi masyarakat,” ujarnya.

 

Menurutnya, penghargaan yang diraih Kabupaten Ciamis pada Championship TP2DD 2026 menjadi salah satu indikator keberhasilan percepatan digitalisasi yang selama ini dilakukan secara konsisten.

Ke depan, Bank Indonesia Tasikmalaya bersama seluruh pemerintah daerah di Priangan Timur berkomitmen untuk terus memperkuat berbagai program strategis guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.

 

“Kami akan terus bersinergi menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, dan memperluas sistem pembayaran digital sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Priangan Timur,” tegas Laura Rulida Eka Sari.

 

Raihan empat penghargaan nasional tersebut sekaligus menegaskan posisi Priangan Timur sebagai salah satu kawasan yang berhasil mengintegrasikan pengendalian inflasi dan transformasi digital secara efektif, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi daerah maupun nasional.***

Facebook Comments Box

Also Read

Bagikan:

[addtoany]

DST

Tinggalkan komentar