CIAMIS, pewarta.id — Sebuah danau di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Situ Lengkong Panjalu selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan wisata religi.
Namun pada akhir pekan, kawasan Situ Lengkong juga menjadi pilihan wisatawan untuk menikmati rekreasi air dengan bermain kayak. Minggu(4/10/26)
Salah satu aktivitas kayaking yang tersedia di Situ Lengkong Panjalu adalah Kancra Kayaking, yang telah beroperasi sejak 2020.
Dengan menaiki kayak, pengunjung dapat menyusuri permukaan Situ Lengkong sambil menikmati suasana alam dan panorama di sekitar danau.
Pengelola Kancra Kayaking, Isal Nur Hidayatulloh, mengatakan aktivitas kayaking tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga dapat memberikan pengalaman wisata edukasi bagi pengunjung.
Salah satunya melalui paket long trip yang membawa wisatawan mengelilingi Nusa Larang, kawasan yang memiliki status cagar alam.
“Untuk paket long trip itu kita mengelilingi Nusa Larang, sebuah pulau dengan status cagar alam. Kita bisa edukasi para wisatawan terkait flora dan fauna yang ada di sana,” ujar Isal.
Kancra Kayaking menyediakan dua pilihan aktivitas, yakni kayak dengan posisi duduk dan stand up paddle dengan posisi berdiri.
Untuk tarifnya, pengunjung dapat memilih short trip berdurasi sekitar 30 menit dengan harga Rp60 ribu per orang, atau long trip dengan tarif Rp100 ribu per orang.
Selain aktivitas kayaking, tersedia pula paket tambahan dokumentasi menggunakan drone. Pengunjung dapat mengabadikan momen saat menyusuri Situ Lengkong sekaligus menikmati panorama danau dari udara.
Aktivitas kayaking ini juga mulai menarik perhatian wisatawan dari luar daerah.
Salah satunya Edwin Warganingrat Mulya, wisatawan asal Jakarta yang pada kesempatan tersebut baru pertama kali berkunjung ke Situ Lengkong Panjalu.
Edwin mengaku tertarik mencoba kayaking karena ingin mendapatkan pengalaman baru selama berkunjung ke Ciamis.
“Ya, kita ingin nyoba hal yang baru. Ternyata baru dicoba luar biasa juga, capek juga karena arahnya berubah terus karena belum biasa,” kata Edwin.
Menurut Edwin, pengalaman tersebut memberikan suasana berbeda dari rutinitas sehari-hari di Jakarta.
“Rutinitas sehari-hari kita sudah bosan, kerjaan terus. Kalau memang dengan ini mudah-mudahan jadi refreshing,” ujarnya.
Menurut Isal, pengunjung Kancra Kayaking tidak hanya berasal dari wilayah Priangan Timur, tetapi juga dari Jakarta, luar Pulau Jawa hingga wisatawan mancanegara.
Ia berharap semakin banyak wisatawan yang datang ke Panjalu tidak hanya menikmati aktivitas kayaking, tetapi juga mengenal berbagai potensi wisata dan produk lokal yang ada di sekitarnya.
Keberadaan aktivitas rekreasi air ini diharapkan turut memberikan dampak bagi pelaku UMKM, perajin, serta sektor ekonomi masyarakat di kawasan Panjalu.
Menikmati Situ Lengkong Panjalu kini tak hanya bisa dilakukan dari tepian danau. Dengan bermain kayak, wisatawan dapat merasakan pengalaman berbeda sambil menikmati pesona alam dari atas permukaan air.(iyang)

