Tasikmalaya, pewarta.id — Tidak semua pertemuan datang ketika seseorang siap membuka hati. Ada kalanya, seseorang justru hadir saat luka masa lalu belum sepenuhnya sembuh. Premis inilah yang diangkat Yuni Widiawati, penulis asal Tasikmalaya, dalam novel romantis terbarunya berjudul Untuk Dirandra.
Diterbitkan oleh CV Detak Pustaka, novel ini mengisahkan perjalanan Widi, seorang perempuan yang harus menerima kenyataan pahit setelah hubungan pertunangannya kandas akibat pengkhianatan. Pengalaman tersebut meninggalkan luka yang tidak mudah dilupakan, sekaligus menjadi titik awal perubahan dalam kehidupannya.
Di tengah situasi yang membuatnya kembali mempertanyakan cinta, sebuah pertemuan tak terduga mulai membuka lembaran baru. Saputangan biru menjadi bagian dari awal perkenalan Widi dengan seorang lelaki asing yang kemudian membawanya pada sosok Dira.
Kehadiran Dira perlahan menghadirkan kembali kebahagiaan yang sempat hilang. Widi mulai menemukan alasan untuk membuka hati dan memberi kesempatan pada dirinya sendiri untuk merasakan cinta sekali lagi. Namun, menemukan seseorang yang membuat bahagia ternyata tidak serta-merta menjamin perjalanan hubungan akan selalu berjalan mudah.
Hubungan Widi dan Dira dihadapkan pada berbagai tantangan yang menguji perasaan, pilihan, serta kemampuan mereka menghadapi perbedaan. Kebahagiaan yang tumbuh di antara keduanya harus berhadapan dengan kenyataan yang tidak selalu sesuai harapan.
Melalui perjalanan kedua tokohnya, Untuk Dirandra mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari: bagaimana seseorang kembali percaya setelah dikecewakan, bagaimana perbedaan memengaruhi sebuah hubungan, dan sejauh mana cinta mampu bertahan ketika keadaan tidak lagi berpihak.
Kisah ini menempatkan cinta bukan semata-mata sebagai perasaan yang menghadirkan kebahagiaan, melainkan juga sebagai perjalanan yang menuntut keberanian untuk menghadapi luka, mengambil keputusan, dan menerima konsekuensi dari setiap pilihan.

Bagi Yuni Widiawati, dunia kepenulisan menjadi ruang untuk menuangkan imajinasi melalui cerita fiksi. Lewat Untuk Dirandra, ia menghadirkan kisah yang berangkat dari pertemuan sederhana, kemudian berkembang menjadi perjalanan emosional tentang hubungan antarmanusia.
Kehadiran novel ini sekaligus menambah pilihan bacaan romantis dari penulis daerah. Karya tersebut diharapkan dapat menjangkau pembaca yang lebih luas dan memperkenalkan kreativitas penulis asal Tasikmalaya di dunia literasi.
Pembaca yang ingin mengikuti perjalanan Widi dan Dira dapat memperoleh novel Untuk Dirandra melalui kanal penjualan Detak Pustaka. Buku ini ditawarkan dengan harga promo Rp56.000 dan tersedia melalui marketplace Shopee.
Informasi dan Pemesanan Buku
- Judul: Untuk Dirandra
- Penulis: Yuni Widiawati
- Penerbit: CV Detak Pustaka
- Genre: Novel romantis
- Harga promo: Rp56.000
Shopee: https://s.shopee.co.id/5LCXDCFsYB?sharechannelcode=1
Informasi penerbit: Instagram @detakpustaka dan situs detakpustaka.com
Tentang Penulis
Yuni Widiawati merupakan penulis asal Tasikmalaya yang memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan dan cerita fiksi. Melalui novel Untuk Dirandra, ia mengangkat perjalanan emosional tentang cinta, luka masa lalu, pertemuan tak terduga, dan tantangan yang dapat muncul dalam sebuah hubungan.***


