Bogor, pewarta.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) University membahas rencana kerja sama program beasiswa pascasarjana (S2) khusus bagi wartawan Indonesia. Pertemuan berlangsung di Ruang GSC 1, Gedung GSC, Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa (2/6).
Delegasi PWI Pusat dipimpin langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal M. Selamet Susanto, Anggota Dewan Pakar Yulian Warman, Wakil Sekretaris Jenderal Kadirah, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Sarwani, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Zarman Syah, Ketua Komisi Pendidikan dan Pelatihan Jufri Al Katiri, Humas PWI Pusat Mercys Charles Loho, serta Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi.
Rombongan diterima oleh Dekan Sekolah Pascasarjana IPB Prof. Dr. Ir. Yusli Wardiatno, M.Sc., bersama jajaran pimpinan, di antaranya Dr. Perdinan (Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Kerja Sama dan Pengembangan), Fatmasari Siregar, S.P., M.M. (Kepala Sub Bagian Humas, Kerja Sama, dan Penerimaan Mahasiswa Baru), Rudi Irawan (Kepala Bagian Tata Usaha), serta Nana Yuana (Kepala Sub Bagian Keuangan, SDM, dan Umum).
Dalam pertemuan, kedua pihak mendiskusikan peluang kerja sama untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas SDM wartawan melalui akses pendidikan pascasarjana di IPB.
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan pentingnya perencanaan matang agar program beasiswa benar-benar menjawab kebutuhan insan pers.
> “Kerja sama ini sangat baik untuk mengembangkan keilmuan dan kapasitas wartawan. Namun perlu ada rapat teknis lanjutan agar seluruh mekanisme dapat disusun dengan baik dan menghindari kendala di kemudian hari,” ujarnya.
Munir menambahkan, tantangan utama wartawan untuk melanjutkan pendidikan adalah tingginya aktivitas profesi serta keterbatasan finansial. Karena itu, skema beasiswa harus fleksibel dan realistis.
“Perlu dibahas alternatif pembiayaan, termasuk sinergi dengan LPDP, skema parsial, bantuan UKT, maupun dukungan lain agar wartawan tetap bisa kuliah tanpa mengganggu tugas jurnalistiknya,” jelasnya.
Dekan Sekolah Pascasarjana IPB Prof. Yusli Wardiatno menyatakan komitmen IPB untuk mendukung peningkatan kualitas SDM nasional, termasuk wartawan.
“Kerja sama dengan PWI adalah langkah positif memperluas akses pendidikan tinggi bagi wartawan serta memperkuat kapasitas akademik dan profesionalisme mereka,” katanya.
IPB juga memaparkan 10 program studi unggulan yang relevan bagi wartawan, antara lain:
– Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan
– Komunikasi Digital dan Media
– Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
– Pengembangan Industri Kecil Menengah
– Logistik Agro-Maritim
– Klimatologi Terapan
– Manajemen Pembangunan Daerah
– Ilmu Manajemen
– Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
– Manajemen dan Bisnis
PWI dan IPB sepakat menindaklanjuti hasil pertemuan dengan pembahasan teknis lebih rinci, termasuk penyusunan MoU, skema pembiayaan, kriteria peserta, serta bentuk dukungan pendidikan berkelanjutan.
Pertemuan berlangsung hangat, konstruktif, dan penuh semangat kolaborasi untuk menghadirkan program pendidikan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas wartawan Indonesia.(Slamet Timur).











