Langkah Konkret Pemkab Garut TekanAngka Kematian Ibu ( AKI)) Lewat Portable USG

Image of Img 20260720 wa0057

GARUT, pewarta.id – Pemerintah Kabupaten Garut mengambil langkah nyata dalam menekan angka kematian ibu (AKI) yang terus meningkat dengan menghadirkan teknologi portable USG sebagai solusi deteksi dini risiko kehamilan.

 

Sepanjang 2025, tercatat 68 kasus kematian ibu di Garut, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menyebutkan penyebab dominan adalah infeksi selama kehamilan dan perdarahan saat persalinan. Kondisi ini, menurutnya, sebenarnya bisa dicegah bila pemeriksaan dilakukan lebih optimal, terutama pada ibu hamil berisiko tinggi.

 

Untuk memperkuat layanan kesehatan ibu, Pemkab Garut menerima bantuan portable USG dari PT PLN (Persero) dan Program Bakti BCA melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Perangkat senilai Rp200 juta dari masing-masing pihak itu diserahkan dalam Apel Gabungan Pemkab Garut yang dipimpin Bupati Abdusy Syakur Amin.

Baca Juga :  KTNA Pamarican Tampilkan Produk Unggulan di HKP ke-54 Ciamis, Dorong Inovasi Pertanian Berkelanjutan

 

“Alat ini bisa mendeteksi kondisi arteri intrauterina dan pembuluh darah pada plasenta, sehingga risiko preeklampsia maupun eklampsia dapat diketahui lebih dini. Sekaligus memantau kondisi janin sejak awal,” ujar Leli, Senin (20/07/26).

 

Berbeda dengan USG statis yang hanya tersedia di puskesmas, portable USG memungkinkan tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan langsung di lapangan, termasuk wilayah terpencil. Dengan begitu, potensi komplikasi kehamilan bisa segera diidentifikasi dan ditangani.

Baca Juga :  Literasi Syariah Jadi Motor Ekonomi Umat, OJK dan PERSIS Perkuat Desa

 

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan, kolaborasi pemerintah dan sektor swasta ini merupakan langkah konkret dalam mendukung percepatan penurunan AKI dan Angka Kematian Bayi (AKB). “Barangkali dengan alat tadi, bisa dideteksi lebih cepat, sehingga ibu hamil berisiko tinggi segera mendapat penanganan,” ujarnya.

 

Dengan hadirnya teknologi portable USG, Pemkab Garut berharap kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil semakin meningkat, risiko kematian akibat komplikasi dapat ditekan, dan keselamatan bayi dalam kandungan lebih terjamin. (Slamet Timur).

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *