P. Arimbi Borneo Kalsel Juara Race VIII Piala Susi Air, Indonesia Derby 2026 Sukses Digelar di Pangandaran

Image of Gas 1407

PANGANDARAN, pewarta.id – Ajang pacuan kuda nasional Indonesia’s Horse Racing (IHR) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri I Indonesia Derby 2026 resmi berakhir pada Minggu, 26 Juli 2026. Event bergengsi ini berlangsung meriah di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat.

Lebih dari 24.000 penonton memadati arena untuk menyaksikan 154 kuda pacu terbaik dari berbagai daerah di Indonesia bertarung memperebutkan prestasi. Dari hasil keseluruhan Kejurnas, Kontingen Sulawesi Utara berhasil meraih poin tertinggi dari delapan pacuan utama, disusul oleh Kontingen Jawa Barat di posisi kedua dan Jawa Tengah di posisi ketiga.

Salah satu race yang menjadi sorotan adalah Race VIII Piala Susi Air Kelas 2 Tahun Pemula C/D dengan jarak 1.200 meter. Dalam lomba ini, kuda muda P. Arimbi asal Borneo, Kalimantan Selatan tampil impresif dan keluar sebagai juara pertama. Ditunggangi joki Rian Firmansyah, kuda milik BHM & Djon’s Stable tersebut menunjukkan kecepatan dan konsistensi sejak start hingga garis finis.

Baca Juga :  Indonesia Derby 2026 Siap Guncang Pangandaran, 154 Kuda Terbaik Perebutkan Hadiah Rp1 Miliar di Sirkuit Tepi Pantai

Posisi kedua diraih oleh Scarlett The Queen dari Jawa Barat yang dikendalikan oleh joki Jemmy Runtu. Kuda milik King Halim & Djon’s Stable ini sempat memberikan tekanan kuat di lintasan akhir, namun belum mampu menyalip pemuncak lomba. Sementara posisi ketiga ditempati oleh Matteo dari Sulawesi Utara bersama joki Jones Paendong dari Miranda Stable.

Image of Dpf 2026

Founder & CEO Susi Air, Susi Pudjiastuti, turut memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 di Pangandaran. Ia menyampaikan harapannya agar Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa terus dikembangkan sebagai pusat kegiatan berkuda nasional.

Baca Juga :  Polres Ciamis Berikan Rasa Nyaman Peringatan Hari Wafat Isa Al-Masih Tahun 2023, di Gereja GKI Ciamis.

“Kami memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 di Pangandaran. Kami berharap Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai pusat ajang berkuda nasional secara berkelanjutan, serta dapat menjadi tuan rumah event pacuan kuda tingkat nasional setiap tahunnya,” ujarnya.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting dalam mendorong kemajuan industri pacuan kuda di Indonesia. Tingginya partisipasi peserta dan antusiasme penonton menjadi indikator bahwa olahraga berkuda semakin diminati dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang di tingkat nasional.

Dengan berakhirnya Indonesia Derby 2026, para kuda muda berbakat seperti P. Arimbi diharapkan dapat terus menunjukkan performa terbaiknya di ajang-ajang berikutnya, sekaligus memperkuat regenerasi kuda pacu nasional menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *