Kedok “Jual Beli” Titik Makan Bergizi Gratis Terbongkar: Puluhan Mitra Tertipu Ratusan Juta

Sumber foto: tangkapan layar akun TikTok @sony.sonjayass36
Sumber foto: tangkapan layar akun TikTok @sony.sonjayass36

Jakarta,Pewarta.id,- Modus Jual Beli Titik MBG, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi tumpuan gizi anak bangsa kini justru menjadi lahan basah bagi para predator hukum.

Praktik percaloan dan penipuan masif ini terbongkar setelah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengunggah video investigasi mandiri melalui akun TikTok resminya, Selasa (20/1/2026).

​Langkah berani Sony ini langsung memicu kegaduhan publik.

Pasalnya, kasus ini tidak hanya sekadar soal kerugian materi, tetapi juga mengancam kualitas gizi yang akan sampai ke tangan anak-anak sekolah.

​Modus Foto Pejabat dan Jalur Pintas

Dalam video yang viral tersebut, Soni berdialog langsung dengan sejumlah mitra dapur yang terjebak rayuan maut para calo.

Para pelaku melancarkan aksinya dengan modus yang rapi: mengaku memiliki akses khusus ke “orang dalam”, menjanjikan titik lokasi strategis, hingga memamerkan foto bersama pejabat BGN untuk meyakinkan korban.

Baca Juga :  Koperasi Kartika Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar RAT ke-62, Mantapkan Tata Kelola dan Kesejahteraan Anggota

​”Kenapa bisa begitu? Oke, dibayar cash atau transfer? Transfer ke siapa? Saya Soni Sonjaya dari Badan Gizi Nasional,” tegas Soni saat menginterogasi alur transaksi gelap tersebut di depan para korban.

​Kerugian Fantastis: Tembus Ratusan Juta

Fakta di lapangan menunjukkan skala penipuan ini sangat mengkhawatirkan.

Soni mengungkapkan bahwa setidaknya 21 orang telah terjerat dalam lingkaran setan ini.

​Skala Kerugian: Korban menyetor dana bervariasi, mulai dari Rp125 juta hingga Rp200 juta per orang.

​Total Akumulasi: Hanya dari tiga korban yang hadir saat itu, kerugian total sudah menembus angka Rp400 juta.

Baca Juga :  Pemakaman ASN KKP Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Garut, Isak Tangis Pecah Saat Anak Almarhum Kumandangkan Adzan

​Soni pun bergerak cepat mengidentifikasi pelaku. “Nama terduga sudah diketahui. Wajahnya juga sudah diketahui,” ujarnya sembari mendesak para korban untuk segera menyeret kasus ini ke ranah hukum.

​Pesan Tegas: Lawan dan Laporkan!

BGN menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memungut biaya sepeser pun atau membuka “jalur belakang” dalam penentuan titik lokasi MBG.

Soni mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpesona oleh foto-foto bersama pejabat yang sering digunakan sebagai alat untuk menipu.

​”Jangan ragu-ragu melawan. Laporkan, proses hukum, dan seret para pelaku ke meja hijau!” pungkas Soni sebagai peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba menyandera program gizi nasional demi keuntungan pribadi.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *