Polres Ciamis Gelar Apel Operasi Ketupat 2026, 338 Personel Siap Amankan Arus Mudik

Image of Apel kesiapan pengamanan op ketupat 2026

CIAMIS, pewarta.id – Kepolisian Resor (Polres) Ciamis menggelar apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026. Apel tersebut dilaksanakan secara serentak oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia pada Kamis (13/3/2026) sore.

Kapolres Ciamis Hidayatullah mengatakan, kegiatan gelar pasukan tersebut merupakan perintah langsung dari Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kepolisian daerah untuk memastikan kesiapan personel dalam pengamanan Lebaran.

“Ya hari ini kita sama-sama melaksanakan kegiatan gelar pasukan, serentak atas perintah Bapak Kapolri dan Kapolda. Pada hari ini pukul 16.00 WIB seluruh jajaran kepolisian melaksanakan apel gelar pasukan dan pergeseran pasukan menuju pos pengamanan maupun pos pelayanan,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 di berbagai titik strategis wilayah Kabupaten Ciamis.

Dalam operasi tersebut, Polres Ciamis menurunkan 338 personel yang akan ditempatkan di sembilan pos, terdiri dari pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), serta pos terpadu.

Baca Juga :  Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Serahkan SK Kenaikan Pangkat PNS April 2026 dan Lepas ASN Purna Tugas, Tegaskan Disiplin dan Integritas

“Jumlah personel yang kita siapkan sebanyak 338 personel yang akan ditempatkan di sembilan pos, baik pos pengamanan, pos pelayanan maupun pos terpadu. Pos-pos ini ditempatkan di titik yang berpotensi terjadi kerawanan kemacetan saat arus mudik maupun arus balik,” jelasnya.

Selain pengamanan lalu lintas, pihak kepolisian juga mengantisipasi potensi bencana alam mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Untuk itu, Polres Ciamis telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta tim tanggap darurat.

“Kita sudah menyiapkan tim bekerja sama dengan BPBD maupun satgas tanggap darurat dan tanggap bencana. Kita antisipasi kemungkinan apa pun yang terjadi, namun kita juga berdoa semoga seluruh warga Kabupaten Ciamis dalam lindungan Allah SWT dan tidak terjadi bencana,” katanya.

Kapolres menyebutkan, beberapa jalur di wilayah Ciamis yang berpotensi rawan bencana di antaranya jalur lintas Cirebon–Ciamis di wilayah Panawangan serta jalur Banjarsari–Pamarican yang rawan longsor maupun banjir.

Pemerintah daerah bersama Forkopimda juga telah menyiapkan alat berat di sejumlah titik guna mempercepat penanganan apabila terjadi bencana di jalur tersebut.

Baca Juga :  Porsadin Tingkat Kecamatan Pamarican Digelar di Ponpes Nurul Hidayah, Libatkan 14 Desa

Sementara itu, untuk titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, Polres Ciamis memetakan beberapa lokasi seperti Cikoneng dan Ciawi. Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur tersebut, Polres Ciamis menambah satu pos pelayanan khusus tim pengurai kemacetan.

“Polres Ciamis juga menambahkan satu pos pelayanan untuk tim pengurai kemacetan yang standby 24 jam di daerah Cikoneng, karena kita anggap di sana menjadi salah satu titik rawan kemacetan,” ungkapnya.

Kapolres juga mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan kantor polisi sebagai tempat istirahat sementara selama perjalanan. Polsek dan Polres di wilayah Kabupaten Ciamis juga siap membantu masyarakat yang ingin menitipkan kendaraan maupun barang berharga.

“Polsek dan Polres jajaran wilayah Kabupaten Ciamis dapat dijadikan rest area sementara bagi pemudik. Kami juga siap menampung apabila ada pemudik yang ingin menitipkan kendaraan maupun barang berharga di Polsek maupun di Polres Ciamis,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *