Ciamis, pewarta.id – Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, SDN 1 Sukajadi Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil serta paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan yang berlangsung di area sekitar lingkungan sekolah ini melibatkan para siswa dan guru. Suasana kebersamaan begitu terasa ketika para siswa dengan penuh semangat membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah membagikan lebih dari 500 cup es kepada para pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor, pengemudi mobil hingga pejalan kaki yang melintas di depan sekolah.
Kepala SDN 1 Sukajadi, Wiwit Turyati, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil dan paket sembako bagi kaum duafa merupakan hasil kolaborasi antara pihak sekolah dan Komite Sekolah.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan di sekolah. Tujuannya untuk menumbuhkan rasa kepedulian siswa terhadap sesama, khususnya kepada anak yatim dan kaum duafa, sekaligus menanamkan nilai berbagi serta kebersamaan sebagai bagian dari pendidikan karakter,” ujar Wiwit kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan pembagian takjil dilaksanakan pada 12 Maret 2026, sedangkan penyaluran bantuan berupa 22 paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan sekolah dilaksanakan pada 13 Maret 2026.
Menurutnya, keterlibatan langsung para siswa dalam kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat membentuk karakter yang memiliki empati dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Anak-anak kami libatkan secara langsung agar mereka merasakan pengalaman berbagi kepada masyarakat. Pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang menanamkan nilai kemanusiaan dan kebersamaan,” jelasnya.
Wiwit berharap kegiatan berbagi takjil dan sembako kepada anak yatim serta kaum duafa tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi tradisi kebaikan di lingkungan sekolah.
Ia juga berharap ke depan jumlah bantuan yang diberikan dapat semakin meningkat sehingga lebih banyak anak yatim dan kaum duafa yang merasakan manfaatnya. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara pihak sekolah dengan masyarakat sekitar.(AR)











