Jelang Idulfitri 1447 H, Produsen Sale Pisang di Banjar Kebanjiran Pesanan

Image of Umkm

Banjar – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, usaha sale pisang milik warga RT 12 RW 3 Dusun Karangsari, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar mengalami lonjakan permintaan. Produsen sale pisang “2 Putri Barokah” bahkan harus meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi pesanan yang terus berdatangan.

Pemilik usaha, Dewi Lestari, mengatakan bahwa usaha sale pisang tersebut merupakan bisnis keluarga yang telah dijalankan secara turun-temurun. Hal itu disampaikan Dewi saat memantau aktivitas para pekerjanya di lokasi produksi, Sabtu (14/3/2026).

Menurut Dewi, menjelang Lebaran permintaan sale pisang meningkat signifikan. Dalam satu kali proses produksi, pihaknya mampu mengolah sekitar 5 hingga 6 kuintal pisang sebagai bahan baku utama.

“Saat ini kami memiliki sekitar 200 karyawan yang sebagian besar berasal dari wilayah Kota Banjar, dan ada juga dari Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Baca Juga :  Korupsi Tunjangan DPRD Banjar: DRK Terima Rp131 Juta, Rp3,5 Miliar Hilang – Siapa yang Harus Diseret?

Ia menjelaskan, jumlah produksi tersebut meningkat cukup drastis dibandingkan hari-hari biasa. Pada kondisi normal, produksi sale pisang hanya menghabiskan sekitar 2 hingga 3 kuintal pisang setiap kali proses pembuatan.

Usaha sale pisang ini sendiri telah dirintis oleh keluarganya sejak sekitar delapan tahun lalu. Dewi menuturkan, ide usaha tersebut bermula dari orang tuanya yang melihat melimpahnya hasil panen pisang di daerah setempat dengan harga jual yang relatif rendah.

Melihat kondisi tersebut, orang tuanya kemudian mengolah pisang menjadi sale agar memiliki daya tahan lebih lama serta nilai jual yang lebih tinggi.

Untuk harga, Dewi menjual sale pisang dengan kisaran Rp75 ribu per bal berisi 2 kilogram untuk pembelian partai besar, sedangkan untuk penjualan eceran dibanderol sekitar Rp42 ribu per kilogram.

Seiring berjalannya waktu, produk sale pisang buatannya kini memiliki pelanggan tetap dari berbagai daerah. Bahkan beberapa tahun lalu, produk tersebut pernah dikirim hingga ke Malaysia.

Baca Juga :  Ramadan, Momen Emas untuk Home Industri Kue Kering di Bojongsari - Cijeungjing - Ciamis.

Tidak hanya dari wilayah Banjar, pelanggan sale pisang gulung dan sale lumpia produksinya juga datang dari luar kota. Dewi mengaku kerap mengirim pesanan hingga ke luar Provinsi Jawa Barat, salah satunya ke Solo.

Untuk menjaga kualitas rasa yang khas, proses produksi sale pisang masih menggunakan cara tradisional dengan tungku kayu sebagai sumber panas.

Selain memproduksi sale pisang gulung dan sale lumpia, setiap menjelang Hari Raya Idulfitri pihaknya juga menerima pesanan parsel Lebaran yang berisi aneka produk sale pisang.

“Alhamdulillah tahun ini banyak pelanggan yang memesan parsel langsung ke toko. Jenis dan harganya menyesuaikan dengan permintaan pembeli,” pungkas Dewi.(AR)

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *