Rusak Diterjang Gelombang Tinggi, Rambu Suar Merah Pelabuhan Cikidang Pangandaran Diganti Baru

Image of Img 20260907 wa0056

PANGANDARAN — Pembangunan Rambu Suar (Single Pipe) baru sebagai pengganti Rambu Suar Cikidang Merah di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang dan pintu masuk Muara Sungai Cikidang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini terus dikebut. Proyek perbaikan yang diampu oleh Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tanjung Intan Kementerian Perhubugan Laut tersebut diperkirakan tuntas dan dapat beroperasi dalam satu pekan ke depan.

 

Langkah penggantian total ini diambil setelah Rambu Suar Cikidang Merah yang lama mengalami kerusakan fatal pada struktur pondasi dan penyangga akibat dihantam gelombang tinggi.

 

Proyek Berjalan 15 Hari, Didampingi Tim SAR demi Keselamatan Pekerja

Ketua SAR Barakuda Kabupaten Pangandaran, Sakio Andrianto, mengonfirmasi bahwa proses pengerjaan konstruksi mercusuar baru tersebut sudah berlangsung sekitar 15 hari. Mercusuar baru didirikan di atas breakwater atau di ujung abrasi muara pada koordinat 7°41’10.486″ LS / 108°40’22.454″ BT. Sementara mercusuar lama akan dirobohkan karena dinilai sangat membahayakan keselamatan pelayaran.

 

“Pembangunan mercusuar yang baru ini sudah berjalan sekitar lima belas hari. Yang lama nanti akan dirobohkan karena sangat membahayakan, penyangganya putus dan sudah rusak parah sehingga mengancam keselamatan nelayan yang keluar masuk PPI maupun Muara Cikidang,” ujar Sakio, Senin (7/9/2026).

Baca Juga :  Parto Patrio Hadiri Kejuaraan Menembak Nasional di Pangandaran, Dorong Sport Tourism dan Atlet Muda

 

Mengingat lokasi pembangunan berada di atas air dengan kedalaman lebih dari lima meter saat air surut, Tim SAR Barakuda Pangandaran turut diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendampingan pengamanan.

 

“Kami dari Tim SAR Barakuda melakukan pendampingan keamanan dan keselamatan karena pembangunan ini di atas air yang lumayan dalam. Diperkirakan secepatnya bisa selesai, kurang lebih satu pekan ke depan sudah bisa digunakan,” tambah Sakio.

 

Bakal Gelar Sosialisasi Hari Mercusuar Bareng 150 Nelayan

Selain memantau progres fisik di lapangan, Distrik Navigasi Tanjung Intan juga dijadwalkan menggelar acara sosialisasi keselamatan pelayaran pada Rabu (9/9/2026) mendatang. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Mercusuar.

 

Acara sosialisasi tersebut rencananya bakal dihadiri oleh Kepala Distrik Navigasi Tanjung Intan, Dian Nurdiana, S.T., M.T., serta mengundang sekitar 150 perwakilan nelayan dan instansi terkait di Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga :  Diduga Lakukan Intimidasi Jurnalis, Oknum Danramil di Pangandaran Meminta Maaf

 

Kronologi Kerusakan: Penyangga Putus Dihantam Ombak Besar

Sebelumnya, kondisi Rambu Suar Cikidang Merah sempat memicu kekhawatiran tinggi di kalangan nelayan Pangandaran. Tiang penanda alur navigasi setinggi belasan meter tersebut rusak parah dihantam gelombang tinggi sejak Minggu (26/7/2026) malam.

 

Pemeriksaan teknis Distrik Navigasi Tanjung Intan pada 29 Juli 2026 mencatat salah satu tiang pondasi patah dan mengalami korosi signifikan. Tiang besi berwarna merah tersebut oleng setiap kali diterjang gelombang besar, sehingga menyulitkan perahu nelayan yang hendak melintas di alur Muara Sungai Cikidang.

 

Melalui penggantian struktur rambu suar anyar berbasis single pipe ini, pemerintah berharap keandalan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) di Pangandaran kembali optimal, sehingga nelayan lokal maupun pendatang dapat melaut dengan aman dan tenang. (AST)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *