Gerakan Pangan Murah Digelar di Cipaku Ciamis

Pemkab Ciamis melalui DPKP menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Buniseuri Cipaku, Rabu, 2 Juli 2025. (Foto: Ist)
Pemkab Ciamis melalui DPKP menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Buniseuri Cipaku, Rabu, 2 Juli 2025. (Foto: Ist)

Ciamis, Pewarta.id — Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kembali menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah untuk memperkuat aksesibilitas masyarakat terhadap kebutuhan pangan pokok strategis dengan harga yang terjangkau.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Juni 2025, di Lapangan Pelajar, Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

Selain bagian dari program ketahanan pangan, GPM juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi atau Milangkala ke-223 Desa Buniseuri.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut terselenggara atas kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis.

Sejumlah komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, dan daging ayam ditawarkan dengan harga di bawah pasar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap bahan pangan yang berkualitas dan terjangkau,” ujar Dadan Suhendar, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis.

Baca Juga :  Tanpa Pungutan, SMPN 1 Cisaga Gelar Pelepasan Siswa Kelas IX

Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kolaborasi

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tidak hanya dipandang sebagai program distribusi pangan murah, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Dadan menegaskan bahwa kerja sama yang solid antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan unsur masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan menjaga stabilitas pangan di tengah fluktuasi harga dan ancaman krisis.

“Ketahanan pangan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi semua pihak agar ketersediaan dan distribusi pangan tetap aman dan terkendali,” ujar Dadan.

GPM di Buniseuri pun disambut antusias oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Aksi Demo, Meminta Warga Desa Cikoneng Untuk Berani Lapor Soal Bansos

Selain karena harga yang lebih murah dibanding pasar, warga juga menyambutnya sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi di tingkat lokal.

Terlebih, kegiatan ini bertepatan dengan perayaan Milangkala desa, sehingga suasana menjadi lebih meriah.

Akses Terjangkau, Harga Stabil

Program Gerakan Pangan Murah menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menekan inflasi pangan serta mengendalikan gejolak harga yang kerap meningkat menjelang momentum tertentu.

Dalam konteks lokal, GPM juga berperan sebagai jembatan antara petani, pelaku usaha pangan, dan konsumen.

Selain menyalurkan bahan pangan strategis, kegiatan ini juga membuka ruang edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan berkualitas dan gizi seimbang.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus bergulir di berbagai kecamatan, agar manfaatnya semakin merata,” tutur Dadan.***

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *