TASIKMALAYA, pewarta.id – Disuasana perpolitik yang semakin menghangat menjelang Pemilihan Umum 2024, ada kisah unik di Kota Tasikmalaya. Seorang warga di Kampung Cikalang Pesantren, RT. 01 RW. 06, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, bernama Ahmad Nasa’i (70), dengan berani mengundang Ketua DPD PKS Kota Tasikmalaya yang juga menjadi Caleg DPRD Kota Tasikmalaya, Ustadz Yadi Mulyadi, untuk makan siang di rumahnya bersama keluarganya.
Ahmad Nasa’i, atau akrab disapa Mang Nana yang kesehariannya bertani, memilih pendekatan yang berbeda dalam menyambut Caleg DPRD. Biasanya, para calon anggota DPRD mengandalkan pertemuan massa untuk menyosialisasikan diri mereka. Namun, Mang Nana mengambil langkah berbeda dengan mengundang langsung calon yang ingin menduduki kursi legislatif ke rumahnya.
Dalam wawancara dengan TIMES Indonesia, Mang Nana mengakui bahwa meskipun belum kenal dengan Ustadz Yadi Mulyadi sebelumnya, ia sengaja mengundang langsung ke rumahnya untuk makan siang ala kadarnya. Tujuan dirinya mengundang adalah untuk lebih dekat dan mengenal lebih dekat dengan calon yang akan mewakili masyarakat di DPRD Kota Tasikmalaya.
“Iya memang abdi teu kenal ka Pak Ustad Yadi, ngan ngahaja we ngulem ka saung abdi kanggo botram ala kadarna sareung kulawargi, hoyong langkung terang naon anu bade dipilampah ku pak Ustad Yadi (memang saya belum kenal dengan Pak Ustad Yadi, namun sengaja saya undang langsung ke rumah untuk makan siang ala kadarnya, saya pengen kenal lebih dekat dengan apa yang dilakukan oleh pak Ustad Yadi),” ujar Mang Nana. Minggu (10/12/2024)
Pertemuan antara Mang Nana dan Ustadz Yadi Mulyadi bermula dari sebuah sosialisasi agenda partai PKS yang diadakan sehari sebelumnya di kampung mereka. Mang Nana terkesan dengan kepribadian dan cara berbicara Ustadz Yadi Mulyadi yang selalu menyelipkan ayat-ayat Quran dalam setiap obrolannya.
“Kamari dipertemuan kaleureusan calikna pagedeng-gedeng sareung abdi, abdi kataji dina cumariosna, katingalna pak ustad teh jalmi pinter bari disarengan ngadugikeun ayat-ayat Qur,an (Kemarin dalam pertemuan kebetulan beliau duduk sebelahan dengan saya, dari cara berbicara sepertinya pak Ustad itu orang pintar, dan selalu menyelipkan ayat-ayat Quran dalam setiap obrolannya),” papar Mang Nana.
Meskipun berusia 70 tahun, Mang Nana tetap bersemangat dan menegaskan keterlibatannya untuk mensukseskan Pemilu 2024 mendatang. Baginya, memilih calon wakil rakyat bukanlah perkara sembarangan, dan ia menerapkan nilai ini kepada ketiga anaknya yang juga sudah dewasa.
“Intinya abdi hoyong kenal, janteun ulah kenal dina gambar wungkul (Ingin kenal lebih lanjut, supaya gak tahu dari gambar aja),” tambahnya.
Suami dari Hasanah (63) menegaskan bahwa undangan makan siang tersebut bukanlah semata-mata sebagai sarana kampanye, melainkan sebagai kesempatan untuk lebih dekat dengan calon legislatif. Ketua PKS H. Yadi Mulyadi yang datang bersama istrinya memenuhi undangannya akhirnya dapat makan bersama anak dan cucunya.
Sementara itu Hendra putra sulung pasangan Ahmad Nasa’i dan Hasanah merasa senang bisa bertemu dengan salah satu calon anggota DPRD Kota Tasikmalaya. Dirinya tak sengaja bertemu dengan Ketua PKS saat kunjungan ke rumah orang tuanya. Ia mengaku dirinya mengenal sosok Ustad Yadi di lingkungan rumahnya di wilayah kampung Kebon Tiwu.
“Ya mudah-mudahan pertemuan caleg tadi memberikan warna berbeda dalam dinamika politik menjelang Pemilihan Umum 2024 di Kota Tasikmalaya. Harapan saya mendekatkan diri dengan calon legislatif bukan hanya melalui pertemuan massa, tetapi juga melalui momen informal seperti makan siang bersama, jadi kita pun bisa saling memberikan masukan lebih jelas dan puas,”pungkasnya











