CIAMIS, pewarta.id — Perguruan pencak silat Satria Tapak Jalak, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, berhasil meraih prestasi dalam kejuaraan pencak silat Ciamis Championship yang memperebutkan Piala Kemenbud RI.
Kejuaraan yang berlangsung pada 3 hingga 4 Oktober 2026 di Gedung GGT Ciamis tersebut diikuti sekitar 750 peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Ketua Perguruan sekaligus Pelatih Satria Tapak Jalak, Tatang Setiawan, mengatakan pihaknya mengirimkan empat atlet dalam kejuaraan tersebut. Hasilnya, tiga atlet berhasil meraih medali emas dan satu atlet meraih medali perak.
Medali emas diraih Agni Fatma Maura, juara pertama tanding kelas D putri usia dini 2B; Muhamad Ghani Ulin Nuha, juara pertama tanding putra kelas B usia dini 2A; serta Ainayya Fathiyyaturahma Ramadhani, juara pertama tanding putri kelas A usia dini 2A.
Sementara medali perak diraih Adiya Qalesya, juara kedua tanding putri kelas A usia dini 2A.
Tatang berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk mempelajari dan melestarikan seni budaya pencak silat, khususnya di Jawa Barat.
Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap perguruan pencak silat, terutama dalam penyediaan tempat latihan yang lebih memadai dan memenuhi standar.
Menurutnya, saat ini kegiatan latihan Satria Tapak Jalak masih dilakukan dengan fasilitas seadanya.(AR).

