Indonesia Derby 2026 Siap Guncang Pangandaran, 154 Kuda Terbaik Perebutkan Hadiah Rp1 Miliar di Sirkuit Tepi Pantai

Image of Sarga.co 916

PANGANDARAN, pewarta.id – Pangandaran kembali menjadi pusat perhatian olahraga berkuda nasional. Sebanyak 154 kuda pacu terbaik dari 13 provinsi dipastikan turun lintasan dalam Kejuaraan Nasional Seri I Indonesia Derby 2026, ajang paling prestisius dalam kalender Indonesia’s Horse Racing (IHR) yang akan digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Minggu (26/7/2026).

Kejuaraan yang memasuki penyelenggaraan ke-60 ini tidak hanya menawarkan persaingan sengit antarkuda terbaik Indonesia, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda karena berlangsung di satu-satunya arena pacuan kuda yang berada tepat di kawasan pesisir pantai. Lintasan dengan panorama Samudera Hindia menjadi daya tarik tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain.

Total hadiah sebesar Rp1 miliar diperebutkan dalam 18 kelas perlombaan, termasuk delapan kelas utama yang berstatus Kejuaraan Nasional Seri I. Hasil dari delapan kelas tersebut akan menjadi penentu perolehan poin masing-masing daerah menuju perebutan gelar Juara Umum Piala Presiden Republik Indonesia yang akan diputuskan pada Seri II, Oktober mendatang.

CEO SARGA.CO, Nugdha Achadie, mengatakan penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 merupakan bagian dari komitmen menghadirkan kompetisi pacuan kuda berkelas nasional sekaligus mengangkat potensi destinasi wisata Pangandaran.

Menurutnya, kejuaraan tahun ini dirancang agar penonton tidak hanya menikmati persaingan para atlet berkuda, tetapi juga merasakan sensasi menyaksikan pacuan dengan latar panorama laut lepas yang menjadi ikon Pantai Pangandaran.

“Indonesia Derby tahun ini memberikan pengalaman berbeda. Penonton dapat menikmati adrenalin pacuan kuda sekaligus keindahan pesisir Pangandaran dalam satu waktu,” ujarnya.

Ratusan kuda yang akan berlaga berasal dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur hingga Papua Selatan. Kehadiran mereka menunjukkan semakin berkembangnya pembinaan olahraga pacuan kuda di berbagai daerah.

Baca Juga :  Milad Abah Aos ke 80, Ki Guru Haji Noves Narayana; Alhamdulillah dan Bersyukur Masih Bisa Bermuwajahah

Sorotan utama akan tertuju pada Kelas Derby 3 Tahun yang menjadi perlombaan paling bergengsi. Sejumlah nama besar seperti Nara Eclipse, Monochrome, dan Zilong Rimboka dari Sulawesi Utara akan berhadapan dengan Aurora of Khalim dan King Asva asal Jawa Barat, P. Putra Borneo serta P. Putri Barbara dari Kalimantan Selatan, Suntora Berjaya mewakili Jakarta, hingga Emmera Sakti PM dari Jawa Timur.

Mereka akan bersaing pada lintasan sejauh 2.000 meter untuk memperebutkan gelar Indonesia Derby 2026 beserta hadiah utama senilai Rp250 juta.

Persaingan ketat juga diprediksi terjadi di Kelas Remaja, ketika Kana Eclipse dari Sulawesi Utara ditantang Fiona of Khalim asal Jawa Barat dalam perebutan hadiah Rp125 juta.

Sementara itu, di Kelas Kuda Pemula A/B usia dua tahun, perhatian akan tertuju kepada Clover the King dan Marino the King dari Jawa Barat yang akan beradu kecepatan dengan Farina Eclipse dari Sulawesi Utara pada lintasan 1.400 meter dengan total hadiah Rp100 juta.

Tak kalah menarik, Kelas 4 Tahun A/B akan mempertemukan Princess Gavi dari Jawa Barat dengan Kashmir BB asal Papua Selatan serta Romantic Spartan dari Sumatera Barat dalam perebutan predikat kuda dewasa terbaik.

Ketua Umum PP PORDASI Aryo PS Djojohadikusumo menyebut Indonesia Derby merupakan salah satu agenda paling penting dalam kalender pacuan kuda nasional.

Ia menilai antusiasme daerah yang kembali mengirimkan kuda-kuda terbaik menjadi bukti pembinaan olahraga berkuda di Indonesia terus berkembang dan semakin kompetitif.

Baca Juga :  Bupati Ciamis Biasa Saja. Tanggapi Keputusan MK, Ikuti Proses Hukum Yang Ada

“Kami berharap Indonesia Derby 2026 tidak hanya menghasilkan juara baru, tetapi juga menjadi tolok ukur peningkatan kualitas pacuan kuda nasional sekaligus memperkuat persaingan sehat menuju perebutan Piala Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Tak hanya mengusung kompetisi olahraga, penyelenggara juga mengemas kejuaraan tahun ini sebagai festival hiburan bertema Summer Race yang memanfaatkan keunikan lokasi pacuan di tepi pantai.

VP Marketing and Operation SARGA.CO Kevin Jonathan menjelaskan konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan suasana musim panas yang santai dengan memadukan olahraga, hiburan, dan wisata alam dalam satu rangkaian acara.

Sejumlah figur publik yang tergabung dalam Podkesmas, yakni Surya Insomnia, Ananda Omesh, Imam Darto, dan Angga Nggok, dijadwalkan turut memeriahkan acara sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak masyarakat menikmati atmosfer Indonesia Derby 2026.

Penyelenggara juga menyediakan area reguler yang dapat diakses tanpa tiket, sementara masyarakat yang menginginkan kenyamanan lebih dapat memilih tiket Tribun mulai Rp65 ribu maupun tiket Hill View seharga Rp750 ribu untuk pembelian daring dan Rp1 juta untuk pembelian langsung di lokasi. Tiket anak memperoleh potongan harga hingga 50 persen.

Indonesia Derby 2026 mendapat dukungan dari berbagai mitra, di antaranya Arsari Tambang, Pertamina, Japfa, Fortis, Susi Air, Kereta Api Indonesia (KAI), Blue Blood Stable, Nata de Coco, serta Cleo.

Melalui kejuaraan ini, Pangandaran diharapkan tidak hanya menjadi panggung lahirnya juara-juara pacuan kuda nasional, tetapi juga semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi sport tourism yang mampu memadukan kompetisi olahraga, hiburan, dan keindahan alam dalam satu agenda berskala nasional.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *