TASIKMALAYA, pewarta.id – Upaya mencetak generasi unggul tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur. Perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0612/Tasikmalaya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyuluhan pencegahan narkoba yang menghadirkan Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung di SMKN Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (24/7/2026), dan diikuti sekitar 220 siswa-siswi sebagai bagian dari sasaran nonfisik TMMD.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari BNN, Agus Sutanto, S.E., M.Si., memberikan pembekalan menyeluruh mengenai ancaman penyalahgunaan narkotika, mulai dari pengenalan berbagai jenis narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga risiko hukum yang mengintai pelaku penyalahgunaan maupun jaringan peredarannya.

Menurut Agus, peredaran narkoba kini semakin masif dengan berbagai modus baru yang menyasar kalangan remaja. Karena itu, pelajar harus memiliki pengetahuan yang cukup agar tidak mudah terjebak dalam penyalahgunaan maupun bujuk rayu para pengedar.
“Narkoba tidak pernah memberikan solusi, tetapi justru merampas masa depan. Bentengi diri dengan ilmu, pilih lingkungan pergaulan yang sehat, dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” tegas Agus di hadapan para peserta.
Selain penyampaian materi, penyuluhan juga dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Ratusan pelajar tampak aktif mengajukan pertanyaan, terutama mengenai pola peredaran narkoba yang kini banyak memanfaatkan media sosial, platform digital, hingga lingkungan pergaulan sehari-hari.
Melalui forum tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai bentuk ajakan maupun modus yang kerap digunakan untuk merekrut pengguna baru di kalangan usia sekolah.
Penyuluhan anti-narkoba ini menjadi bagian dari rangkaian program nonfisik TMMD Ke-129 yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana desa, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi yang menyentuh langsung masyarakat.
Kolaborasi antara Kodim 0612/Tasikmalaya dan BNN dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan generasi muda dari ancaman narkotika. Dengan pemahaman yang diperoleh, para pelajar diharapkan mampu menjaga diri sekaligus menjadi penyampai informasi positif di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Program tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik yang tampak, tetapi juga dari keberhasilan membentuk generasi yang sehat, berkarakter, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan penyuluhan dalam TMMD Ke-129 ini, Kodim 0612/Tasikmalaya bersama BNN berupaya memperkuat benteng pencegahan sejak dini agar sekitar 220 pelajar SMKN Parungponteng memiliki kesadaran tinggi untuk menolak narkoba serta berperan aktif menjaga masa depan diri sendiri, lingkungan, dan bangsa.











