TASIKMALAYA, pewarta.id – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi melaksanakan rotasi dan mutasi pejabat struktural, dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pejabat administrator dan pengawas. Op Room Setda pada Selasa, 6 Januari 2026.
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menegaskan, 24 pejabat yang dilantik telah melalui proses sesuai ketentuan dan langsung diambil sumpah jabatan. Menurutnya, perombakan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja birokrasi.
“Pelantikan sudah selesai dan seluruh pejabat sudah disumpah. Total ada 24 pejabat yang dilantik,” ujar Cecep.
Menanggapi pertanyaan terkait jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya yang disebut-sebut kosong, Cecep menegaskan bahwa posisi tersebut tidak kosong. Ia menyebut pengisian jabatan strategis tersebut akan dilakukan melalui mekanisme yang sesuai aturan.
“Tidak kosong. Untuk pengisian jabatan itu nanti ada prosesnya. Saat ini belum, karena harus melalui open bidding,” katanya singkat.
Cecep menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan membuka seleksi terbuka (open bidding) untuk sejumlah jabatan strategis, termasuk jabatan eselon II yang saat ini kosong atau akan segera kosong dalam waktu dekat.
“Open bidding akan dibuka, nanti kita lihat siapa saja yang mendaftar. Yang menentukan kelayakan bukan saya, tapi asesor,” tegasnya.
Ia menambahkan, seleksi terbuka tersebut tidak menutup kemungkinan diikuti oleh pejabat dari luar daerah. Bahkan, menurutnya, saat ini sudah ada pendaftar seleksi jabatan setara eselon II dari berbagai latar belakang instansi.
“Ada yang dari Sumatera, ada dari kementerian, termasuk dari Kementerian Agama dan Kementerian Maritim. Semua punya kesempatan yang sama,” ungkap Cecep.
Bupati Tasikmalaya juga menyampaikan bahwa pelaksanaan open bidding belum dilakukan dalam waktu dekat karena masih berlangsung proses seleksi untuk jabatan eselon II lainnya.
“Saat ini sedang berjalan open bidding untuk eselon II. Jadi kami tidak ingin tumpang tindih proses,” ujarnya.
Cecep menyebut, terdapat tiga jabatan strategis yang akan diisi sekaligus melalui mekanisme seleksi terbuka, yakni jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta jabatan Asisten I yang akan memasuki masa pensiun dalam bulan ini.
“Supaya lebih efektif, nanti akan dibuka sekaligus untuk tiga posisi tersebut,” katanya.
Rotasi dan mutasi pejabat ini tertuang dalam Lampiran Keputusan Bupati Tasikmalaya tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Sebanyak 24 pejabat mengalami pergeseran jabatan, baik dalam bentuk promosi, rotasi horizontal, maupun pengisian posisi strategis di tingkat kabupaten, dinas, rumah sakit daerah, hingga kecamatan.
Untuk jajaran Eselon II atau Pimpinan Tinggi Pratama, salah satunya adalah Dr. H. Mohamad Zen yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya dan kini dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
Bupati Cecep menegaskan, rotasi dan mutasi merupakan hal wajar dalam birokrasi dan bertujuan menempatkan aparatur sesuai kompetensi serta kebutuhan organisasi.
“Ini bagian dari pembenahan tata kelola pemerintahan. Yang utama adalah pelayanan kepada masyarakat harus semakin baik,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap, melalui rotasi, mutasi, dan seleksi terbuka jabatan ini, kinerja OPD semakin optimal dan roda pemerintahan dapat berjalan lebih profesional, transparan, serta akuntabel.***











