CIAMIS, pewarta.id — Persatuan Sepakbola Galuh Ciamis (PSGC) memperkenalkan wajah baru jersey yang akan digunakan mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Tidak sekadar mengedepankan tampilan, desain jersey musim ini membawa kuat identitas Galuh melalui penggunaan elemen Cakra Rahayu.
Lima jersey diperkenalkan PSGC dalam launching tim dan jersey yang digelar di DOI Hotel dan Resto, Jalan Ciamis-Banjar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (8/9/2026).
Kelima jersey tersebut terdiri dari jersey home, away, third, serta dua jersey khusus penjaga gawang. Seluruh desain diproduksi oleh Zestien, brand apparel lokal yang selama beberapa tahun terakhir menjadi bagian dari perjalanan PSGC.
Jersey home tetap mempertahankan warna kebesaran PSGC, yakni ungu. Warna tersebut dipadukan dengan aksen putih serta pattern Cakra Rahayu yang menjadi salah satu elemen utama dalam desain jersey musim ini.
Sementara jersey away tampil dengan dominasi putih, dipadukan garis tegas berwarna ungu. Pattern Cakra Rahayu kembali dihadirkan untuk menjaga kesinambungan identitas pada desain jersey tandang.
Untuk jersey third, PSGC memilih warna hitam sebagai warna utama. Desain tersebut dipadukan dengan aksen biru dan tetap membawa pattern Cakra Rahayu sebagai ciri khas.
Berbeda dengan jersey pemain, dua jersey penjaga gawang hadir dengan karakter warna yang lebih mencolok. Jersey kiper menggunakan warna orange untuk home dan biru untuk away, masing-masing dilengkapi aksen garis berbentuk segitiga.
Kehadiran Cakra Rahayu pada kelima jersey tersebut menjadi benang merah yang menyatukan seluruh desain. Elemen ini sekaligus mempertegas identitas PSGC sebagai klub yang membawa nama dan sejarah Galuh.
Bagi PSGC, jersey tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan pertandingan. Lebih dari itu, jersey menjadi bagian dari identitas yang akan melekat pada pemain ketika membawa nama Ciamis dalam setiap pertandingan Liga 2.
CEO PSGC, Dr. H. Herdiat Sunarya, mengatakan penggunaan identitas Galuh merupakan bagian dari semangat klub dalam menjaga kebanggaan daerah.
“‘Ngaraksa Galuh Jeung Kawanina!’ bagi kami adalah semangat untuk menjaga identitas, nama baik, dan kebanggaan Ciamis melalui perjuangan PSGC,” ujar Herdiat.
Semangat tersebut turut tercermin dalam desain jersey yang akan dikenakan para pemain sepanjang kompetisi musim 2026/2027.
Herdiat juga menyampaikan apresiasi kepada Zestien yang kembali dipercaya menjadi apparel resmi PSGC. Menurutnya, kolaborasi dengan brand lokal tersebut menjadi bagian dari kebersamaan yang terus dibangun dalam perjalanan klub.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada PSGC, termasuk RSOP Ciamis sebagai sponsor utama serta Zestien yang kembali menjadi apparel resmi PSGC musim ini,” katanya.
Selain memperkenalkan jersey, PSGC juga memastikan komposisi tim untuk menghadapi kompetisi musim baru. Sebanyak 29 pemain akan memperkuat skuad PSGC, mulai dari posisi penjaga gawang, belakang, tengah hingga lini depan.
PSGC juga mendapat dukungan strategis melalui kolaborasi dengan PERSIB. Pada musim 2026/2027, PSGC menjadi tim satelit PERSIB dan sejumlah pemain PERSIB menjalani masa peminjaman untuk memperkuat skuad PSGC.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menambah kekuatan PSGC di kompetisi, tetapi juga membuka ruang bagi pemain untuk mendapatkan pengalaman serta menit bermain yang lebih luas.
Dengan jersey baru yang membawa identitas Cakra Rahayu, PSGC kini bersiap memasuki persaingan Liga 2 yang dijadwalkan mulai bergulir pada 12 September 2026.
Jersey ungu, putih, hitam, orange dan biru itu nantinya akan menjadi bagian dari perjalanan PSGC dalam membawa nama Ciamis di kompetisi nasional.
Melalui semangat “Ngaraksa Galuh Jeung Kawanina!”, PSGC berharap jersey musim ini tidak hanya menjadi simbol penampilan baru, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan di lapangan membawa identitas, sejarah dan kebanggaan masyarakat Galuh.
Dari Galuh, untuk Ciamis. Bersama PSGC, Ngaraksa Galuh.











