TASIKMALAYA, pewarta.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya mulai menyusun langkah organisasi pasca pelaksanaan Musyawarah Kota (Mukota) V. Agenda awal diarahkan pada penguatan komunikasi, koordinasi, dan sinergi dengan Kadin Jawa Barat serta Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kadin Kota Tasikmalaya mendorong keterlibatan dunia usaha dalam percepatan pembangunan ekonomi daerah.
Rangkaian agenda diawali dengan keikutsertaan Ketua Kadin Kota Tasikmalaya hasil Mukota V dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Kadin Jawa Barat melalui Zoom Meeting, Rabu, 16 September 2026.
Rakorwil tersebut diikuti para Ketua Kadin Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Forum ini menjadi ruang koordinasi untuk membahas berbagai agenda strategis dunia usaha sekaligus memperkuat komunikasi antara Kadin di tingkat daerah dan provinsi.
Kadin Kota Tasikmalaya memandang koordinasi regional penting agar berbagai potensi maupun persoalan ekonomi di daerah dapat dikomunikasikan secara berjenjang, mulai dari tingkat Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, hingga pemerintah pusat.
Audiensi dengan Wali Kota
Sehari berselang, Kamis, 17 September 2026 pukul 14.00 WIB, Tim Formatur Mukota V Kadin Kota Tasikmalaya melanjutkan agenda dengan melakukan audiensi bersama Wali Kota Tasikmalaya di Balai Kota Tasikmalaya.
Audiensi tersebut dipimpin Ketua Terpilih Kadin Kota Tasikmalaya hasil Mukota V, Muhamad Abdul Karim.
Pertemuan ini menjadi bagian dari komunikasi awal antara kepengurusan Kadin hasil Mukota V dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Sejumlah isu strategis menjadi perhatian, antara lain percepatan pembangunan ekonomi Kota Tasikmalaya, sinkronisasi program pemerintah pusat, Jawa Barat dan daerah, penguatan peran dunia usaha, serta pengembangan potensi investasi dan sektor ekonomi unggulan.
Selain itu, Kadin juga mendorong terciptanya kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam membangun iklim usaha yang kondusif serta menghadirkan program ekonomi yang berdampak terhadap aktivitas usaha dan kesejahteraan masyarakat.
Karim: Kadin Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Ketua Terpilih Kadin Kota Tasikmalaya hasil Mukota V, Muhamad Abdul Karim, menegaskan bahwa kepemimpinan Kadin ke depan akan mengedepankan komunikasi, kolaborasi, dan akselerasi.
Menurutnya, Kadin tidak hanya menjadi wadah komunikasi dunia usaha, tetapi juga dapat mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi daerah.
“Kadin Kota Tasikmalaya siap membangun komunikasi dan kolaborasi yang konstruktif dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya, Kadin Jawa Barat, serta seluruh pemangku kepentingan. Fokus kita adalah bagaimana potensi dunia usaha dapat menjadi bagian dari percepatan pembangunan ekonomi Kota Tasikmalaya,” ujar Karim.
Ia menambahkan, penguatan hubungan antara pemerintah dan dunia usaha diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai peluang ekonomi yang dapat dikembangkan di Kota Tasikmalaya.
Menurutnya, potensi tersebut perlu dikomunikasikan dan dikolaborasikan sehingga tidak berhenti pada wacana, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat bagi dunia usaha maupun masyarakat.
Langkah Awal Konsolidasi
Rakorwil Kadin Jawa Barat dan audiensi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi bagian dari langkah awal konsolidasi organisasi setelah Mukota V.
Kadin Kota Tasikmalaya menyatakan komitmennya untuk membangun organisasi yang terbuka, kolaboratif, dan responsif terhadap dinamika ekonomi.
Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan pemangku kepentingan lainnya akan menjadi salah satu fondasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya.
Dengan semangat “Bersinergi, Berkolaborasi, dan Mengakselerasi Ekonomi Daerah”, Kadin Kota Tasikmalaya mulai menempatkan agenda pembangunan ekonomi sebagai salah satu fokus utama kepengurusan hasil Mukota V.



