Ketua DPRD Minta Pemkab Pangandaran Tegas Atasi Limbah Hotel di Pantai Barat

Image of Img 20250129 213127

MYPANGANDARAN – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran untuk bersikap tegas dan serius dalam menangani pencemaran lingkungan akibat limbah hotel yang mencemari kawasan Pantai Barat Pangandaran.

Menurut Asep, masih ditemukan sejumlah hotel yang membuang limbah air mandi langsung ke saluran air hujan tanpa pengolahan terlebih dahulu. Kondisi ini dinilai membahayakan lingkungan dan mengancam kualitas wisata bahari yang menjadi andalan daerah.

“Maka kita harus segera melakukan revitalisasi saluran air, khususnya di kawasan Pantai Pangandaran,” ujar Asep, Jumat (11/4/2025).

Baca Juga :  PISAH SAMBUT KAPOLRES CIAMIS, DARI AKBP DONNY EKA PUTRA KE AKBP HENDRIA LESMANA

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat lima titik saluran limbah yang bermuara langsung ke pantai. Oleh karena itu, Asep mendorong agar Pemkab menetapkan setidaknya dua titik sebagai proyek percontohan (field project) pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tahun ini.

Lebih lanjut, Asep menekankan pentingnya memastikan agar limbah cair tidak dibuang ke laut yang menjadi lokasi utama aktivitas wisata seperti berenang. “Dengan niat dan komitmen yang kuat, semua ini bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Asep juga menilai bahwa pembangunan IPAL seharusnya menjadi syarat utama dalam proses perizinan hotel baru di Pangandaran. “Kalau perlu, IPAL wajib menjadi bagian dari syarat perizinan agar semua hotel bertanggung jawab terhadap limbahnya,” katanya.

Baca Juga :  Viking Dan Balad Galuh Ciamis Bersama Jajaran Polres Ciamis, Gelar Do'a Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang.

Ia optimistis, permasalahan limbah dapat diatasi apabila seluruh pihak memiliki kesungguhan dalam pengelolaannya. “Kalau semua serius, ini pasti bisa diwujudkan,” ucapnya.

Tak hanya limbah cair, Asep juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik di kawasan wisata tersebut. “Ini juga bagian dari instruksi pemerintah pusat dan provinsi. Kita harus menyiapkannya sejak sekarang,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *