Damkar Banjarsari Sosialisasikan Penanganan Kebakaran ke Karyawan Dapur MBG Sukajaya Pamarican

Image of Damkar banjarsari, dapur mbg sukajaya, sppg pamarican, penanggulangan kebakaran, kabupaten ciamis
Petugas Damkar Banjarsari memberikan pelatihan pemadaman kebakaran kepada relawan Dapur MBG Sukajaya, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Sabtu (11/07/2026).

CIAMIS, Pewarta.id – Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Banjarsari memberikan sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran kepada para karyawan pengolah Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Sukajaya, pada Sabtu (11/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Dapur MBG Sukajaya, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini diikuti puluhan karyawan yang mengikuti dengan seksama materi sosialisasi sekaligus praktik langsung penanganan apabila terjadi kebakaran di lingkungan dapur.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajaya, Hermawan Dwi Cahyo mengatakan kegiatan ini digelar sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan terburuk yang bisa terjadi di lingkungan SPPG, salah satunya risiko kebakaran. “Kegiatan hari ini ada yang dilakukan sosialisasi terkait pemadaman api yang kemungkinan, kita mengantisipasi hal-hal terburuk yang terjadi di SPPG, salah satunya adalah kebakaran di SPPG ini,” ujar Hermawan.

Ia menyebutkan seluruh relawan yang bertugas di Dapur Sukajaya turut serta dalam pelatihan tersebut tanpa terkecuali. “Ini total ada 46 relawan, jadi seluruhnya ikut,” katanya.

Hermawan menjelaskan setidaknya ada dua harapan utama dari digelarnya sosialisasi tersebut. Pertama, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan SPPG Sukajaya dalam hal kesiapsiagaan bencana. “Harapannya yang pertama adalah meningkatkan kemampuan SDM di lingkungan SPPG, itu yang menjadi fokus utama kami,” jelasnya.

Baca Juga :  Ciamis Genjot Desa Wisata Menuju Level Nasional, Dorong Ekonomi dan Kearifan Lokal

Kedua, seluruh relawan yang bertugas di dapur diharapkan memiliki kemampuan dasar untuk melakukan penanganan awal apabila sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk kebakaran. “Kemudian yang kedua adalah sebisa mungkin seluruh relawan itu bisa untuk melakukan penanganan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, tim Damkar Kecamatan Banjarsari memberikan materi secara bertahap kepada para peserta. Materi pertama yang disampaikan adalah pengenalan mengenai klasifikasi jenis-jenis api yang dapat memicu kebakaran di lingkungan dapur, mengingat aktivitas pengolahan makanan skala besar seperti di SPPG memiliki risiko tersendiri terkait penggunaan kompor, gas, dan peralatan masak lainnya.

Setelah pemaparan mengenai jenis api, materi dilanjutkan dengan penjelasan mengenai cara-cara penanganan yang tepat apabila kebakaran terjadi, termasuk langkah-langkah dasar pemadaman sesuai dengan sumber api yang muncul. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai bahan-bahan yang dapat digunakan untuk memadamkan api sesuai dengan jenis kebakarannya. “Untuk materi, pertama adalah sosialisasi terkait apa itu jenis api, kemudian ada cara-cara penanganannya kayak gimana, terus bahan-bahan apa saja yang misalkan yang diperuntukkan untuk pemadaman kebakaran apabila itu terjadi,” harap Hermawan.

Baca Juga :  PSGC Ciamis vs Tornado FC: Drama Panas di Babak 6 Besar! Siapa yang Lebih Perkasa?

Selain pemaparan teori, para relawan turut mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung penggunaan alat pemadam kebakaran di lokasi. Praktik ini dinilai penting agar para karyawan tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis saat menghadapi situasi darurat di lapangan.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran ini merupakan bagian dari upaya SPPG Sukajaya dalam memastikan keselamatan kerja di lingkungan dapur MBG, mengingat program Makan Bergizi Gratis melibatkan aktivitas memasak dalam skala besar setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Pamarican dan sekitarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, seluruh relawan yang bertugas di Dapur Sukajaya diharapkan dapat lebih sigap dan tanggap apabila menghadapi situasi darurat kebakaran, sehingga risiko kerugian, baik materiil maupun jiwa, dapat diminimalisasi. Sinergi antara SPPG Sukajaya dan Damkar Kecamatan Banjarsari ini juga diharapkan dapat terus berlanjut dalam bentuk pelatihan-pelatihan keselamatan kerja lainnya di masa mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *