Jumat, 30 Oktober 2026
Ciamis

BNNK Ciamis Siapkan 200 Rapid Test Narkoba, ASN Eselon III Ciamis Jalani Tes Urine

Image of Tes urine (3)

CIAMIS, pewarta.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis menyiapkan 200 Drug Test Kit atau alat tes cepat narkoba untuk memeriksa urine aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (30/10/2026).

Image of Tes urine (15)

Pemeriksaan tersebut khususnya menyasar pejabat eselon III. Kegiatan ini merupakan upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mewujudkan lingkungan birokrasi yang bersih dari narkoba.

Pelaksanaan tes urine dilakukan melalui kerja sama BNNK Ciamis dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis.

Kepala BNNK Ciamis, Yaya Suriadijaya, S.H., M.Si., mengatakan deteksi dini penyalahgunaan narkotika merupakan bagian dari upaya pencegahan yang dilaksanakan di empat lingkungan, yakni pemerintahan, pendidikan, swasta, dan masyarakat.

“Untuk hari ini, kami melaksanakan kegiatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis. Berdasarkan koordinasi dengan BKPSDM, sasaran sementara sebanyak 200 pejabat eselon III,” ujar Yaya.

Menurutnya, pemeriksaan dilaksanakan oleh empat tim untuk mempercepat proses pengambilan sampel urine. Dua tim bertugas di lantai bawah dan dua tim lainnya di lantai atas gedung Setda Kabupaten Ciamis.

Yaya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemerintahan.

Melalui pemeriksaan ini, BNNK Ciamis berharap dapat memastikan para aparatur negara menjalankan tugas dan tanggung jawabnya tanpa terpengaruh penyalahgunaan narkotika.

Hasil Tes Urine Akan Dilaporkan kepada Bupati dan Sekda

Yaya menegaskan, hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis, termasuk Bupati dan Sekretaris Daerah, sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, ia berharap seluruh peserta memperoleh hasil negatif sehingga tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di kalangan ASN yang diperiksa.

Sebelum pengambilan sampel urine, peserta juga menjalani konsultasi mengenai penggunaan obat-obatan dalam beberapa hari terakhir, termasuk obat yang dikonsumsi berdasarkan resep dokter.

Langkah tersebut penting untuk memberikan konteks terhadap hasil pemeriksaan, mengingat sejumlah obat medis dapat memengaruhi hasil skrining tertentu. Hasil yang memerlukan penelusuran lebih lanjut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan konfirmasi sesuai prosedur.

“Kami berharap hasilnya clear and clean. Mudah-mudahan tidak ada ASN yang terpapar penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkotika karena penyalahgunaannya dapat berdampak terhadap kesehatan, integritas, dan pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara.

Sekda Ciamis Tegaskan ASN Harus Bebas Narkotika

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan ASN terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti pemeriksaan dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk pembuktian komitmen terhadap integritas dan profesionalisme aparatur negara.

“Gunakan kesempatan ini sebagai pembuktian bahwa kita menjadi ASN yang terbaik. ASN Ciamis harus bebas narkotika. ASN zero narkotika,” tegas Andang.

Menurutnya, pemeriksaan kali ini menyasar pejabat eselon III. Namun, kegiatan tersebut tidak akan berhenti pada kelompok tersebut karena Pemerintah Kabupaten Ciamis berencana mengagendakan tes urine bagi seluruh ASN.

Pemerintah daerah, kata dia, akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan BNNK Ciamis agar pemeriksaan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Ke depan, kegiatan seperti ini akan kita agendakan untuk seluruh ASN di Kabupaten Ciamis. Kita akan terus bekerja sama dengan BNNK Ciamis untuk melaksanakan tes urine sebagai pembuktian bahwa ASN Ciamis bebas dari penggunaan narkotika dan sejenisnya,” ujarnya.

Perkuat Pengawasan dan Integritas Birokrasi

Pelaksanaan tes urine terhadap 200 ASN ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pengawasan internal sekaligus membangun budaya kerja yang sehat, disiplin, dan berintegritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Komitmen pemberantasan narkotika tidak hanya membutuhkan pemeriksaan berkala, tetapi juga edukasi, pengawasan, serta mekanisme tindak lanjut yang profesional dan sesuai ketentuan.

Melalui sinergi pemerintah daerah, BNNK Ciamis, dan BKPSDM, upaya pencegahan diharapkan semakin efektif sehingga aparatur negara dapat memberikan pelayanan publik secara optimal tanpa terpengaruh penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah Kabupaten Ciamis pun menegaskan pesan bahwa ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga diri dan lingkungan kerja dari ancaman narkotika.***

DST

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Memuat berita selanjutnya…