Nelayan, Pengusaha, dan Aparat Kompak Bersihkan Pantai Timur Pangandaran

Image of Img 20250720 wa0017

Pangandaran, pewarta.id – Dalam upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, puluhan nelayan dan Pengusaha serta Aparat di Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat, menggelar aksi bersih-bersih sampah, Sabtu (19/7/2025) sore.

 

Kegiatan dimulai dari area parkir perahu nelayan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) hingga air mancur ikonik Pantai Timur. Para nelayan tampak kompak memungut sampah satu per satu yang berserakan di sepanjang bibir pantai.

 

Sampah yang terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik dan dibuang ke truk pengangkut milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Pangandaran.

 

Aksi ini tak hanya melibatkan para nelayan, tetapi juga didukung oleh sejumlah anggota TNI AL, kepolisian, dan pelaku usaha setempat.

Baca Juga :  Pemuda 18 Tahun Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Kadungora Garut, Polisi Lakukan Cek TKP

 

Saprijal (40), seorang nelayan yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian alam, khususnya kawasan pantai yang menjadi sumber penghidupan mereka.

 

“Kami membersihkan sekitar 300 meter bibir pantai dari sampah. Tujuannya agar pantai tetap bersih dan lestari,” ujarnya kepada Pewarta.id.

 

Sementara itu, Viar Navy, seorang pengusaha budidaya baby lobster yang ikut berpartisipasi, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pengusaha dan nelayan.

 

“Kami bersatu bersama nelayan untuk menjaga lingkungan. Sekaligus, kami juga mengadakan pembagian sembako kepada warga,” ucapnya.

Baca Juga :  Ciamis Expo Pendidikan 2025, Ajang Kreativitas dan Inovasi Pendidik - Siswa

 

Lebih lanjut, Viar menambahkan bahwa aksi bersih-bersih ini rencananya akan dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen dan kepedulian PT. PBS (Pasifik Bumi Samudra) terhadap kelestarian Pantai Timur Pangandaran.

 

β€œIni bukan kegiatan satu kali. PT. PBS bersama para nelayan ingin menjadikan ini sebagai gerakan rutin demi menjaga ekosistem pesisir,” tambahnya.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata kepedulian terhadap lingkungan pesisir dan mendorong keterlibatan lebih luas dari masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan wisata.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *